PPSDM Migas Gelar Sertifikasi Massal PHR, Sementara PHE Merajai APQ Awards 2026: Kilas Balik Prestasi Migas Nasional
PPSDM Migas Gelar Sertifikasi Massal PHR, Sementara PHE Merajai APQ Awards 2026: Kilas Balik Prestasi Migas Nasional

PPSDM Migas Gelar Sertifikasi Massal PHR, Sementara PHE Merajai APQ Awards 2026: Kilas Balik Prestasi Migas Nasional

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali menonjolkan komitmen pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan intensif yang dilanjutkan dengan sertifikasi kompetensi, sementara anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) mengukir prestasi gemilang di ajang APQ Awards 2026. Kedua kegiatan ini menegaskan peran strategis sektor hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Pelatihan dan Sertifikasi 48 Pekerja PHR

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan rangkaian pelatihan selama dua hari, 23–24 Juni 2026, yang diakhiri dengan ujian sertifikasi kompetensi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan di dua lokasi penting, Duri dan Jakarta, untuk memudahkan partisipasi pekerja lapangan.

Program ini menawarkan tiga judul pelatihan utama yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional PHR:

  • Operasi Produksi Tingkat Operator
  • Operasi Produksi Tingkat Supervisor
  • Teknisi Perawatan Mekanik I Rotating Equipment

Setiap modul dirancang untuk memperbaharui pemahaman regulasi, meningkatkan keterampilan teknis, serta memastikan semua personel memiliki kualifikasi yang diakui secara nasional. Sertifikasi yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PPSDM Migas telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menambah nilai legalitas kompetensi pekerja.

M. Ridwan Anshori, fungsional Widyaiswara PPSDM Migas sekaligus pengajar materi Operasi Produksi, menegaskan, "Kerja sama ini menjadi bukti nyata reputasi panjang lembaga kami di mata industri migas. PPSDM Migas telah memiliki 149 skema sertifikasi yang diakui secara legal, sehingga industri mempercayakan pelatihan dan sertifikasi kepada kami."

Keberhasilan sertifikasi 48 pekerja PHR tidak hanya meningkatkan standar keselamatan dan produktivitas, tetapi juga memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan perusahaan energi dalam mengatasi tantangan operasional yang semakin kompleks.

PHE Meraih Penghargaan Bergengsi di APQ Awards 2026

Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama anak perusahaan dan afiliasinya menorehkan serangkaian penghargaan pada ajang APQ Awards ke-16 yang digelar pada 15 Juni 2026 di Ballroom Graha Pertamina, Jakarta. Penghargaan ini mencerminkan inovasi, kualitas, dan keberlanjutan yang diimplementasikan oleh subholding upstream Pertamina.

Berikut rangkuman pencapaian PHE pada kategori utama:

  • Peringkat 3 The Best Quality Performance – PT Pertamina Hulu Rokan
  • Peringkat 2 The Most Production Cip’er – PT Pertamina EP Cepu
  • Peringkat 2 The Best System Assurance – Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI)
  • Peringkat 3 The Best System Assurance – PT Pertamina Hulu Rokan
  • Peringkat 1 The Best Komet Influencer – Regional 2 Pertamina EP
  • Peringkat 2 The Best Komet Influencer – Pertamina Hulu Energi
  • Peringkat 2 The Best Value Creation Achievement – PDSI
  • Peringkat 2 The Best Category Achievement – Regional 4 Pertamina EP Cepu
  • Peringkat 3 The Best Category Achievement – Regional 3 Pertamina Hulu Indonesia
  • Sustainability Excellence for Operational Unit – PT Pertamina Hulu Mahakam Zona 8 Regional 3
  • Peringkat 3 The Best Sustainable Improvement – Regional 4 Pertamina EP Cepu

Selain itu, PHE memperoleh 25 penghargaan Platinum, 17 Gold, dan 4 Silver, menegaskan konsistensi inovasi dan nilai tambah yang dihasilkan bagi perusahaan.

Direktur SDM Pertamina, Andy Arvianto, dalam sambutannya menyoroti tema APQ Awards 2026, “Elevating Talent, Accelerating Innovation, and Delivering Enterprise Value”. Ia menambahkan, "Ajang ini bukan sekadar kompetisi internal, melainkan instrumen strategis untuk mengidentifikasi kekuatan, gap, dan peluang perbaikan di seluruh lini organisasi."

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, secara daring mengapresiasi pencapaian tersebut, menyatakan, "Talenta‑talenta mutu Pertamina mampu menggerakkan transformasi, menunjukkan inovasi terstruktur yang memberi dampak nyata bagi kinerja perusahaan dan masyarakat sekitar."

Selanjutnya, Eri Sulistyo, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE, menegaskan bahwa penghargaan ini membuktikan keberhasilan program pengembangan kapabilitas perwira PHE, selaras dengan target bisnis dan agenda transformasi perusahaan.

Kombinasi antara peningkatan kompetensi teknis melalui program PPSDM Migas dan pengakuan atas inovasi operasional PHE memperlihatkan sinergi yang kuat antara pengembangan SDM dan keunggulan operasional. Kedua inisiatif tersebut tidak hanya memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain utama di industri migas nasional, tetapi juga menyiapkan landasan yang lebih kokoh untuk menghadapi persaingan global dan tuntutan keberlanjutan.

Secara keseluruhan, upaya bersama PPSDM Migas dan PHE menggambarkan strategi holistik Pertamina dalam menumbuhkan talenta, meningkatkan kualitas produksi, serta memperkuat budaya inovasi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menurunkan risiko operasional, dan mendukung agenda ESG yang menjadi prioritas utama perusahaan di era energi transisi.