Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Kabupaten Bintan
Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Kabupaten Bintan

Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Kabupaten Bintan

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Pada Rabu, 12 Mei 2026, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad secara resmi meresmikan pabrik pengolahan ikan yang berlokasi di Kabupaten Bintan. Upacara dibuka dengan pemotongan pita dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, pelaku industri perikanan, serta masyarakat setempat.

Pabrik yang dibangun oleh PT Samudra Nusantara ini memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 ton ikan olahan per tahun, dengan investasi senilai sekitar Rp 200 miliar. Fasilitas modern tersebut dilengkapi dengan lini produksi yang dapat mengolah berbagai jenis ikan, termasuk tuna, kakap, dan ikan bandeng, serta unit pengemasan vakum untuk meningkatkan nilai jual produk.

Dalam sambutannya, Menteri Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sektor perikanan nasional. “Pabrik ini tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat rantai pasok perikanan di wilayah Kepulauan Riau,” ujarnya.

Gubernur Ansar Ahmad menambahkan bahwa proyek ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah. “Dengan adanya pabrik pengolahan ikan di Bintan, kami dapat memanfaatkan potensi laut yang melimpah, sekaligus menurunkan ketergantungan pada produk mentah yang biasanya diekspor,” kata Ahmad.

Berikut beberapa dampak yang diantisipasi dari operasional pabrik:

  • Penciptaan lebih dari 300 lapangan kerja langsung, serta peluang kerja tidak langsung bagi petani, nelayan, dan penyedia bahan baku.
  • Peningkatan pendapatan petani ikan melalui penjualan hasil olahan dengan nilai jual yang lebih tinggi.
  • Peningkatan ekspor produk perikanan olahan, khususnya ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah.
  • Penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan yang sesuai dengan regulasi internasional, memperkuat reputasi produk Indonesia di pasar global.
  • Pelatihan bagi tenaga kerja lokal dalam teknologi pengolahan modern dan manajemen produksi.

Dengan keberlanjutan operasional pabrik ini, diharapkan Kabupaten Bintan dapat menjadi pusat unggulan pengolahan hasil perikanan, sekaligus mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri perikanan Indonesia di kancah internasional.