Tips Konsumsi Ubi Jalar untuk Penyerapan Vitamin A Optimal
Tips Konsumsi Ubi Jalar untuk Penyerapan Vitamin A Optimal

Tips Konsumsi Ubi Jalar untuk Penyerapan Vitamin A Optimal

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Ubi jalar (Ipomoea batatas) mengandung beta‑karoten yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Vitamin A penting untuk penglihatan, sistem imun, dan pertumbuhan sel. Namun, penyerapan beta‑karoten tidak otomatis; dipengaruhi cara pengolahan, suhu, dan kombinasi makanan.

Berikut cara mengoptimalkan penyerapan vitamin A dari ubi jalar:

  1. Masak dengan sedikit lemak. Beta‑karoten bersifat larut dalam lemak, sehingga mengonsumsi ubi jalar bersama minyak nabati, mentega, atau santan meningkatkan penyerapannya.
  2. Pilih metode pemanasan yang tepat. Mengukus, merebus, atau memanggang selama 10‑20 menit cukup untuk melunakkan serat tanpa menghancurkan beta‑karoten. Menggoreng terlalu lama atau pada suhu sangat tinggi dapat merusak nutrisi.
  3. Potong kecil‑kecil sebelum dimasak. Permukaan yang lebih luas mempercepat proses pemecahan dinding sel, sehingga beta‑karoten lebih mudah dilepaskan.
  4. Gabungkan dengan sumber vitamin C. Vitamin C membantu mengurangi oksidasi beta‑karoten. Tambahkan perasan jeruk nipis atau sayuran berwarna merah seperti paprika.
  5. Hindari penyimpanan lama. Simpan ubi jalar di tempat sejuk dan gunakan dalam 1‑2 minggu. Beta‑karoten dapat menurun seiring waktu.

Berikut perbandingan singkat antara beberapa metode memasak dan perkiraan peningkatan penyerapan beta‑karoten:

Metode Waktu (menit) Peningkatan penyerapan*
Mengukus 10‑15 ~30 %
Memanggang 15‑20 ~25 %
Merebus 10‑12 ~20 %
Menggoreng (suhu tinggi) 5‑7 ~10 %

*Persentase bersifat relatif terhadap konsumsi ubi jalar mentah.

Untuk manfaat maksimal, sajikan ubi jalar yang sudah dipanggang atau dikukus dengan sedikit minyak zaitun, taburan kacang panggang, dan perasan jeruk nipis. Konsumsi secara rutin, misalnya 100‑150 gram per hari, dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin A bagi kebanyakan orang dewasa.