Sinergasi SETC dan INOTEK: Bangkitkan Ekonomi Daerah Lewat 20 Collaborator Hub
Sinergasi SETC dan INOTEK: Bangkitkan Ekonomi Daerah Lewat 20 Collaborator Hub

Sinergasi SETC dan INOTEK: Bangkitkan Ekonomi Daerah Lewat 20 Collaborator Hub

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan Yayasan INOTEK (Indonesian Technology Innovation Foundation) mengumumkan peluncuran program kolaboratif yang menargetkan penguatan ekosistem wirausaha di 20 kota/kabupaten strategis Indonesia. Inisiatif ini, yang dinamakan Collaborator Hub, dirancang untuk memfasilitasi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta start‑up teknologi dengan menggabungkan pelatihan, pendampingan, dan akses ke jaringan investor.

Program ini akan dimulai pada kuartal pertama 2024 dan mencakup wilayah yang meliputi provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Setiap hub akan dilengkapi dengan ruang kerja bersama, laboratorium inovasi, serta tim mentor yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi bisnis, dan pakar teknologi.

Tujuan utama sinergi SETC‑INOTEK meliputi:

  • Meningkatkan kapasitas kewirausahaan lokal melalui kurikulum pelatihan yang terstandarisasi.
  • Mendorong adopsi teknologi digital di sektor tradisional seperti pertanian, pariwisata, dan manufaktur.
  • Menyediakan akses pembiayaan awal (seed funding) bagi start‑up berpotensi tinggi.
  • Membangun jaringan kolaboratif antara pelaku usaha, institusi pendidikan, dan pemerintah daerah.

Berikut adalah gambaran singkat lokasi hub dan fokus sektornya:

Hub Provinsi Fokus Sektor
Hub 1 Jawa Barat Teknologi Pertanian
Hub 2 Jawa Tengah Produk Kreatif
Hub 3 Jawa Timur Industri Manufaktur
Hub 4 Sumatera Utara Pariwisata Berkelanjutan
Hub 5 Sulawesi Selatan Energi Terbarukan

Program ini didukung oleh pemerintah daerah melalui penyediaan lahan dan insentif pajak, serta oleh sektor swasta yang berkomitmen menyalurkan dana hibah dan investasi ventura. SETC akan memimpin pelaksanaan modul pelatihan, sedangkan INOTEK akan mengelola platform teknologi untuk memantau progres usaha dan menghubungkan pelaku dengan investor potensial.

Para peserta yang berhasil melewati fase inkubasi awal diproyeksikan dapat meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 30‑50 persen dalam dua tahun pertama, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Dengan pendekatan yang terintegrasi, diharapkan Collaborator Hub dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah dan menurunkan tingkat pengangguran secara signifikan.