Pameran Bali & Beyond Travel Fair 2026 Alihkan Fokus Pasar ke Negara Tetangga

LintasWarganet.com – 29 Mei 2026 | Ketua Panitia Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026, I Putu Winastra, mengumumkan bahwa pameran perjalanan tahunan ini akan mengubah strategi pasar dengan menargetkan wisatawan dari negara‑negara terdekat. Keputusan ini diambil setelah evaluasi tren kunjungan dan potensi pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara.

Alasan Perubahan Target Pasar

Pada tahun-tahun sebelumnya, mayoritas pengunjung BBTF berasal dari Indonesia, namun pertumbuhan kunjungan internasional masih belum optimal. Menurut Putu Winastra, pasar regional seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina menawarkan peluang yang lebih besar karena kedekatan geografis, kemudahan akses, serta kesamaan budaya yang dapat mempercepat proses promosi.

Negara‑Negara Sasaran

  • Malaysia – akses cepat melalui jalur udara dan laut, serta tingginya minat wisata alam.
  • Singapura – pasar premium dengan daya beli tinggi.
  • Thailand – destinasi populer yang dapat menjadi pintu masuk wisata lintas negara.
  • Filipina – potensi pasar yang masih berkembang dan kedekatan budaya.

Rencana Program dan Eksposisi

BBTF 2026 akan digelar pada 12‑15 Oktober 2026 di Bali International Expo Center. Acara ini akan menampilkan lebih dari 200 peserta, termasuk agen perjalanan, maskapai penerbangan, hotel, serta destinasi wisata dari negara‑negara target. Selain pameran stand, akan diselenggarakan seminar dan lokakarya yang membahas tren wisata pasca‑pandemi, strategi pemasaran digital, dan kolaborasi lintas negara.

Dampak terhadap Industri Pariwisata Bali

Dengan mengalihkan fokus ke pasar regional, diharapkan tingkat kunjungan wisatawan asing ke Bali meningkat hingga 15 % pada akhir 2026. Peningkatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan sektor pariwisata, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Bali sebagai hub wisata Asia.

Putu Winastra menegaskan bahwa perubahan strategi ini tidak berarti mengesampingkan pasar domestik, melainkan menambah dimensi baru dalam upaya mempromosikan Bali dan sekitarnya kepada audiens internasional yang lebih luas.