Krey Sawit dan Upaya Warga Lebak Memutus Rantai Kemiskinan

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Pagi baru saja merekah di kawasan perkebunan sawit PTPN III Cisalak, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Embun masih menempel di dedaunan, namun semangat para pekerja dan warga sekitar sudah menghangatkan suasana. Di sinilah Krey Sawit, sebuah inisiatif berbasis koperasi, memulai langkah nyata untuk mengangkat ekonomi keluarga petani dan memutus lingkaran kemiskinan yang telah bertahan lama.

Krey Sawit dibentuk pada tahun 2022 dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan petani kecil melalui skema pembagian hasil yang adil, pelatihan agribisnis, serta akses pasar yang lebih luas. Program ini mengedepankan prinsip transparansi, sehingga setiap petani dapat memantau pendapatan yang diperoleh dari hasil panen mereka.

Berikut beberapa program unggulan yang dijalankan Krey Sawit:

  • Pembinaan Teknis: Pelatihan tentang budidaya sawit ramah lingkungan, penggunaan pupuk organik, dan teknik pemangkasan yang meningkatkan produktivitas.
  • Penguatan Kelembagaan: Pembentukan kelompok tani yang terstruktur, sehingga memudahkan akses ke kredit mikro dan bantuan pemerintah.
  • Pemasaran Bersama: Penjualan hasil panen secara kolektif ke perusahaan pengolah kelapa sawit, menurunkan biaya transportasi dan meningkatkan margin keuntungan.
  • Program Pendidikan Anak: Beasiswa bagi anak petani yang berprestasi, sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih terdidik.

Hasilnya, pendapatan rata‑rata keluarga petani di sekitar perkebunan meningkat hingga 35 persen dalam satu tahun pertama pelaksanaan program. Selain itu, tingkat partisipasi perempuan dalam kegiatan koperasi meningkat signifikan, menandakan terciptanya kesetaraan gender dalam ekonomi lokal.

Salah satu warga, Budi Santoso, mengungkapkan, “Dulu kami hanya mengandalkan upah harian, kini dengan sistem bagi hasil Krey Sawit, pendapatan kami lebih stabil dan ada harapan untuk menabung bagi pendidikan anak.”

Keberhasilan Krey Sawit tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan lembaga keuangan yang menyediakan fasilitas kredit dengan bunga rendah. Kolaborasi ini menjadi contoh model pemberdayaan ekonomi pedesaan yang dapat direplikasi di daerah lain dengan karakteristik pertanian serupa.

Dengan langkah konkret ini, warga Lebak semakin yakin bahwa rantai kemiskinan dapat diputus melalui kerja sama, inovasi, dan komitmen bersama. Krey Sawit menjadi bukti bahwa transformasi ekonomi berbasis pertanian dapat menghasilkan perubahan sosial yang berkelanjutan.