Keputusan BBM Tak Naik, Uji Materiil UU TNI, dan Resep Dadar Gulung Viral: Semua yang Perlu Anda Tahu!
Keputusan BBM Tak Naik, Uji Materiil UU TNI, dan Resep Dadar Gulung Viral: Semua yang Perlu Anda Tahu!

Keputusan BBM Tak Naik, Uji Materiil UU TNI, dan Resep Dadar Gulung Viral: Semua yang Perlu Anda Tahu!

LintasWarganet.com – 09 April 2026 | Pada akhir April 2026, Indonesia menjadi pusat perhatian dengan serangkaian keputusan kebijakan ekonomi, dinamika hukum konstitusional, serta tren kuliner yang menggemparkan media sosial. Dari keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, hingga sidang penting Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai uji materiil Undang‑Undang TNI yang dipicu oleh surat Andrie Yunus, serta resep dadar gulung isi kelapa yang menjadi viral, semua menjadi sorotan publik.

Keputusan Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM Subsidi

Dalam acara halalbihalal Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Bahlil Lahadalia menjelaskan alasan di balik kebijakan menahan kenaikan harga BBM bersubsidi. Menurutnya, tekanan ekonomi yang tinggi pasca‑pandemi COVID‑19 membuat pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat. Bahlil mengungkapkan bahwa dalam diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mereka sepakat agar harga BBM tidak dinaikkan hingga indeks harga konsumen (ICP) mencapai 100 dolar.

Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa Kementerian ESDM tidak hanya menahan kenaikan harga, tetapi juga aktif mencari sumber dana untuk menutupi biaya subsidi. “Selama ini kita hanya meminta tambahan dana, kali ini kami mencari uangnya sendiri,” ujarnya. Ia juga menyoroti tantangan cadangan LPG yang sempat turun di bawah 10 hari pada awal bulan, namun berhasil dipulihkan melalui negosiasi dengan Jepang, Australia, dan Brunei Darussalam.

Uji Materiil UU TNI di Mahkamah Konstitusi: Sorotan Andrie Yunus

Hari yang sama, sidang uji materiil Undang‑Undang TNI (UU TNI) digelar di Mahkamah Konstitusi. Andrie Yunus, mantan korban penyerangan air keras yang kini menjadi aktivis hak asasi manusia, mengirimkan surat terbuka kepada hakim MK. Surat tersebut menekankan pentingnya penegakan hukum umum terhadap prajurit TNI yang terlibat pelanggaran, menghindari impunitas yang selama ini melekat pada peradilan militer.

Dalam suratnya, Andrie menuntut agar kasus percobaan pembunuhan melalui teror air keras diproses di peradilan umum, bukan militer. Ia mengutip pasal‑pasal konstitusi yang menjamin persamaan di hadapan hukum. Koalisi Masyarakat Sipil, yang mencakup organisasi Imparsial, YLBHI, KontraS, AJI, dan LBH APIK, mendukung permohonan ini dengan mengajukan argumen bahwa beberapa ketentuan dalam UU TNI bertentangan dengan UUD 1945.

Situasi Global: Gencatan Senjata AS‑Iran Dibahas oleh Ahli

Sementara itu, di panggung internasional, Sarah Bianchi dari Evercore ISI memberikan analisis tentang dampak gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Bianchi menilai bahwa meskipun gencatan senjata belum menghasilkan perjanjian damai yang komprehensif, ia dapat meredam ketegangan di kawasan Teluk Persia dan memberikan ruang bagi diplomasi ekonomi. Dampak tidak langsungnya, menurut Bianchi, adalah potensi stabilisasi harga energi dunia, yang pada gilirannya dapat memengaruhi kebijakan energi Indonesia.

Resep Dadar Gulung Isi Kelapa yang Sedang Viral

Di luar arena politik dan ekonomi, kuliner tradisional Indonesia kembali mencuri perhatian. Dadar gulung isi kelapa yang dibuat dengan takaran gelas kini menjadi tren di media sosial. Berikut rangkuman resep singkat yang banyak dibagikan:

  • Bahan Isian Kelapa: 2 gelas kelapa parut, ½ gelas gula merah halus, 1 sdm gula pasir, garam secukupnya, 1 lembar daun pandan.
  • Bahan Kulit Dadar: 2 gelas tepung terigu, 2 sdm tepung tapioka, 3 gelas air atau santan, ½ sdt garam, 2 sdm minyak goreng, pasta pandan secukupnya.

Proses memasak dimulai dengan melarutkan gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan dalam air hingga mendidih. Kelapa parut ditambahkan dan dimasak hingga cairannya menyusut. Untuk kulit, semua bahan dicampur hingga menjadi adonan cair, kemudian dipanggang tipis di wajan anti‑lengket. Setelah dingin, kulit digulung rapat dengan isian kelapa, menghasilkan kue lembut, berpori, dan tidak mudah robek.

Resep ini tidak hanya menjadi pilihan sarapan praktis, tetapi juga peluang usaha mikro bagi warga yang ingin memanfaatkan tren kuliner digital.

Secara keseluruhan, kebijakan menahan kenaikan BBM, proses uji materiil UU TNI, serta dinamika energi global dan kuliner tradisional mencerminkan kompleksitas tantangan Indonesia di 2026. Pemerintah harus menyeimbangkan stabilitas ekonomi, penegakan hak asasi, serta memanfaatkan potensi budaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.