Empat Negara Jalin Komunikasi Impor Pupuk Urea dari Indonesia

LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Wakil Menteri Pertanian (Wamend) Sudaryono mengungkapkan bahwa empat negara sedang menjalin komunikasi intensif dengan Indonesia untuk mengimpor pupuk urea. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok utama pupuk nitrogen di pasar global.

Pupuk urea, yang mengandung nitrogen tinggi, menjadi komoditas vital bagi produksi pangan dunia. Indonesia sendiri mencatat produksi urea sebesar 5,3 juta ton pada tahun 2023, cukup untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan dalam negeri dan menyisakan surplus untuk ekspor.

Berikut negara-negara yang disebutkan dalam pernyataan Wamend:

  • Negara di Asia Tenggara yang tengah meningkatkan intensitas produksi pangan.
  • Negara di Afrika Barat yang mengalami defisit pasokan pupuk nitrogen.
  • Negara di Amerika Latin dengan permintaan tinggi untuk sektor pertanian skala besar.
  • Negara di Timur Tengah yang tengah mengembangkan program ketahanan pangan.

Komunikasi ini meliputi pembahasan volume, harga, serta jadwal pengiriman. Jika tercapai, estimasi nilai perdagangan dapat mencapai USD 150 juta per tahun, memperkuat neraca perdagangan pertanian Indonesia.

Data produksi dan konsumsi urea Indonesia pada tahun 2023:

Tahun Produksi (juta ton) Konsumsi Domestik (juta ton) Surplus Ekspor (juta ton)
2023 5,3 4,0 1,3

Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas produksi serta menyesuaikan kebijakan ekspor agar dapat bersaing di pasar internasional. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemasok urea terbesar di Asia dan dunia.