Bahlil Berniat Bangun Storage untuk CPE, DEN Kaji Pemanfaatan Tangki 'Idle' yang Lebih Hemat
Bahlil Berniat Bangun Storage untuk CPE, DEN Kaji Pemanfaatan Tangki 'Idle' yang Lebih Hemat

Bahlil Berniat Bangun Storage untuk CPE, DEN Kaji Pemanfaatan Tangki ‘Idle’ yang Lebih Hemat

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen untuk mempercepat pengembangan infrastruktur penyimpanan energi nasional. Rencana utama yang diusulkan adalah pembangunan fasilitas penyimpanan khusus untuk CPE (Compressed Power Energy) serta kajian mendalam oleh Direktorat Energi Nasional (DEN) mengenai pemanfaatan tangki yang selama ini tidak terpakai (idle) secara lebih efisien.

Tujuan Peningkatan Cadangan Energi

Satya, kepala bidang perencanaan energi di DEN, menyampaikan target ambisius pemerintah: meningkatkan cadangan energi negara dari kisaran 18–21 hari menjadi minimal 30 hari. Peningkatan ini diharapkan dapat menambah ketahanan energi, khususnya pada masa-masa puncak permintaan atau situasi darurat.

Strategi Penyimpanan melalui CPE

CPE merupakan teknologi penyimpanan energi yang memanfaatkan tekanan udara terkompresi dalam ruang tertutup. Keunggulannya terletak pada kemampuan menyimpan energi dalam skala besar dengan biaya operasional relatif rendah. Bahlil berencana mendirikan satu atau lebih fasilitas penyimpanan CPE yang terintegrasi dengan jaringan listrik nasional, sehingga energi yang dihasilkan dari sumber terbarukan dapat disimpan dan dialirkan kembali saat diperlukan.

Kajian Pemanfaatan Tangki ‘Idle’

DEN sedang menelaah potensi penggunaan kembali tangki-tangki industri yang saat ini tidak beroperasi (idle). Ide utama adalah mengubah tangki tersebut menjadi ruang penyimpanan energi terkompresi, memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada tanpa harus membangun fasilitas baru dari nol. Manfaat yang diharapkan meliputi:

  • Pengurangan biaya investasi awal karena infrastruktur sudah tersedia.
  • Mempercepat waktu implementasi proyek penyimpanan energi.
  • Mengoptimalkan penggunaan aset industri yang selama ini tidak produktif.

Langkah-Langkah Implementasi

Berikut rangkaian langkah yang direncanakan pemerintah untuk mewujudkan visi ini:

  1. Identifikasi dan inventarisasi semua tangki industri yang berstatus idle.
  2. Studi kelayakan teknis untuk konversi tangki menjadi penyimpanan CPE.
  3. Penyusunan regulasi dan insentif bagi perusahaan yang berpartisipasi.
  4. Pembangunan pilot project di lokasi strategis.
  5. Evaluasi kinerja dan skala up proyek nasional.

Dengan kombinasi pembangunan fasilitas baru dan optimalisasi aset yang ada, pemerintah berharap dapat mencapai target cadangan energi 30 hari dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus mendukung transisi energi bersih Indonesia.