FTSE 100 Turun di Tengah Kenaikan Penjualan Ritel dan Ketegangan Politik Inggris
FTSE 100 Turun di Tengah Kenaikan Penjualan Ritel dan Ketegangan Politik Inggris

FTSE 100 Turun di Tengah Kenaikan Penjualan Ritel dan Ketegangan Politik Inggris

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | London, 19 Juni 2026 – Indeks utama saham Inggris, FTSE 100, memulai sesi perdagangan dengan penurunan 6 poin pada level 10.394, dipengaruhi oleh data pinjaman publik yang melampaui perkiraan serta ekspektasi pemilihan pemimpin Partai Labour yang semakin kuat. Penurunan berlanjut sepanjang hari, menutup pada 10.363, menandai penurunan tiga poin berturut-turut.

Pergerakan Saham Utama

Beberapa saham blue‑chip menunjukkan dinamika beragam. Entain mencatat kenaikan 2,39 % menjadi £565,40, sementara Babcock International Group naik 2,03 % menjadi £1.053,50. BP melanjutkan tren positif dengan kenaikan 1,61 % menjadi £497,95, dan AstraZeneca bertambah 1,52 % menjadi £13.354. Di sisi lain, Admiral Group mengalami penurunan tajam 5,77 % ke £3.168 setelah PPHE Hospitality mengumumkan bahwa tawaran cash £22 per saham dari Fattal Hotel Group ditolak oleh pemegang saham Euro Plaza yang memiliki 33 % saham.

PPHE sendiri jatuh 10,3 % menjadi £1.792, mencerminkan kegagalan akuisisi yang diharapkan dapat memperluas portofolio hotelnya. Saham sektor pertambangan seperti Endeavour Mining dan Anglo American juga menurun, masing‑masing 1,41 % dan 0,85 %. Lion Finance Group dan Next tercatat penurunan masing‑masing 0,69 % dan 0,80 %.

Faktor Ekonomi Makro

Data penjualan ritel Inggris naik 1,2 % pada bulan Mei, mengembalikan penurunan 1 % di bulan April. Kenaikan ini didorong oleh cuaca panas yang meningkatkan penjualan kipas angin, perabot luar ruangan, dan kolam renang mini. Volume penjualan naik 0,4 % dalam tiga bulan hingga Mei, terutama pada toko non‑makanan.

Pembiayaan publik juga menjadi sorotan. Badan Statistik Nasional (ONS) melaporkan defisit bersih pemerintah sebesar £23,2 miliar pada Mei, melampaui perkiraan ekonom sebesar £19 miliar. Beban bunga utang mencapai £11,7 miliar, tertinggi dalam sejarah bulan Mei, seiring dengan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah (gilt) ke level tertinggi dalam hampir 30 tahun.

Pengaruh Politik dan Geopolitik

Pasar valuta menurunkan pound sterling 0,06 % menjadi $1,3197, dipicu oleh spekulasi mengenai kontestasi kepemimpinan Partai Labour setelah kemenangan Andy Burnham di pemilihan daerah Makerfield. Kemenangan Burnham menghilangkan hambatan signifikan bagi potensi tantangan kepemimpinan terhadap Perdana Menteri Keir Starmer.

Di panggung internasional, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah pembatalan pertemuan di Swiss. Ketidakpastian tersebut mendorong harga minyak Brent naik 0,49 % menjadi $80,24 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 0,63 % ke $76,33 per barel.

Analisis Teknis dan Sentimen Pasar

Menurut Chris Beauchamp, analis utama pasar di IG, tekanan pada FTSE 100 masih kuat karena penurunan di sektor logam mulia, khususnya saham pertambangan perak. Meskipun penurunan harga minyak sedikit melonggar, indeks masih berada di bawah rata‑rata bergerak sederhana 55‑hari di kisaran 10.405.

Secara teknis, FTSE 100 berada pada jalur turun tiga hari berturut‑turut. Untuk mengubah tren, indeks harus menembus level tertinggi hari Kamis pada 10.496 dan menutup di atasnya, yang selanjutnya akan membuka peluang kembali menguji level tertinggi mingguan di 10.568.

Outlook Kedepan

Dengan pasar Amerika Serikat tutup karena libur Juneteenth, volatilitas global diperkirakan akan tetap rendah hingga akhir pekan. Namun, faktor‑faktor internal seperti kebijakan fiskal, hasil pemilihan pemimpin Labour, serta perkembangan geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi katalis utama yang dapat memicu pergerakan tajam pada FTSE 100 dalam beberapa hari mendatang.

Investor disarankan untuk memantau data ekonomi lanjutan, khususnya laporan inflasi dan kebijakan moneter Bank of England, serta perkembangan negosiasi US‑Iran yang dapat memengaruhi harga energi dan, pada gilirannya, sektor energi di dalam indeks.