Seskab Teddy: Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah Dibanding Filipina dan Singapura
Seskab Teddy: Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah Dibanding Filipina dan Singapura

Seskab Teddy: Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah Dibanding Filipina dan Singapura

LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Teddy, menyatakan bahwa harga Pertamax di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan harga bahan bakar serupa di Filipina dan Singapura. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemerintah merilis data terbaru tentang harga eceran bahan bakar minyak (BBM) di tiga negara Asia Tenggara.

Berikut ini perbandingan harga per liter Pertamax (atau setara) pada akhir April 2024, setelah dikonversi ke rupiah Indonesia dengan kurs pasar saat itu:

Negara Harga per Liter (IDR) Kebijakan Harga
Indonesia Rp10.000 Subsidi pemerintah melalui skema penetapan harga jual eceran
Filipina Rp19.000 (≈US$1,25) Harga pasar bebas, tanpa subsidi langsung
Singapura Rp24.000 (≈US$1,55) Harga ditentukan oleh pasar internasional, pajak tinggi

Kebijakan subsidi di Indonesia masih menjadi faktor utama yang menurunkan harga jual Pertamax di pom bensin. Pemerintah menyesuaikan subsidi secara berkala untuk menyeimbangkan antara kepentingan konsumen dan keuangan negara. Sementara itu, Filipina dan Singapura mengandalkan pajak konsumsi dan mekanisme pasar untuk menentukan harga BBM, sehingga konsumen di kedua negara harus membayar lebih tinggi.

Harga yang lebih kompetitif di Indonesia diharapkan dapat menurunkan beban transportasi bagi masyarakat, meningkatkan daya beli, serta memberikan dorongan positif bagi sektor otomotif dan logistik domestik. Di sisi lain, perbedaan harga ini juga menjadi bahan diskusi mengenai efektivitas subsidi energi dalam jangka panjang.