Survei: UKM Singapura Waspada Ekspansi ke Luar Negeri
Survei: UKM Singapura Waspada Ekspansi ke Luar Negeri

Survei: UKM Singapura Waspada Ekspansi ke Luar Negeri

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Menurut survei terbaru yang dirilis oleh lembaga riset lokal, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Singapura menunjukkan sikap paling tidak optimis dibandingkan dengan negara lain dalam hal rencana ekspansi ke pasar luar negeri.

Survei ini mengumpulkan data dari lebih 1.200 perusahaan dengan omzet tahunan di bawah US$50 juta. Hasil utama menunjukkan bahwa hanya 27% responden merasa siap untuk memperluas operasi di luar negeri, sementara 63% menyatakan adanya kekhawatiran signifikan terkait faktor-faktor berikut:

  • Ketidakpastian regulasi di negara tujuan
  • Keterbatasan sumber daya manusia berpengalaman internasional
  • Fluktuasi nilai tukar dan biaya logistik
  • Persaingan yang lebih ketat di pasar asing

Berikut ini rangkuman persentase utama yang diungkapkan dalam survei:

Faktor Kekhawatiran Persentase Responden
Regulasi dan perizinan 45%
Ketersediaan tenaga kerja 38%
Fluktuasi nilai tukar 34%
Biaya logistik 31%

Meskipun demikian, survei mencatat bahwa 18% perusahaan yang berpartisipasi sudah memulai langkah awal seperti riset pasar atau menjalin kemitraan strategis di luar negeri. Para analis menilai bahwa dukungan kebijakan pemerintah, seperti insentif pajak dan program pelatihan, dapat menjadi faktor penentu untuk meningkatkan kepercayaan UKM dalam melakukan ekspansi.

Ke depan, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memanfaatkan temuan survei ini untuk merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan UKM, sehingga meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan memperluas jejak bisnis Singapura di pasar global.