Menteri Keuangan Optimistis Rupiah Akan Menguat dengan Arus Masuk Modal Asing
Menteri Keuangan Optimistis Rupiah Akan Menguat dengan Arus Masuk Modal Asing

Menteri Keuangan Optimistis Rupiah Akan Menguat dengan Arus Masuk Modal Asing

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah akan menguat seiring dengan meningkatnya aliran modal asing ke pasar obligasi domestik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Senin (12 April 2024), dimana ia menyoroti beberapa faktor pendukung.

  • Yield obligasi pemerintah Indonesia (10 tahun) berada di kisaran 7,5 %.
  • Yield obligasi Amerika Serikat (10 tahun) sekitar 4,2 %.
  • Selisih yield sekitar 3,3 poin persentase menjadi daya tarik utama bagi investor institusional.

Berikut ini rangkuman aliran modal asing ke pasar obligasi Indonesia selama enam bulan terakhir:

Bulan Nilai Investasi (USD Miliar)
November 2023 2,1
Desember 2023 2,4
Januari 2024 2,8
Februari 2024 3,0
Maret 2024 3,5
April 2024 3,7

Dengan meningkatnya permintaan obligasi, likuiditas pasar menjadi lebih baik dan spread kredit menurun, yang pada gilirannya dapat menurunkan tekanan pada nilai tukar. Menteri Keuangan juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat kerangka regulasi pasar modal serta menjaga defisit anggaran pada level yang terkendali.

Namun, ia mengingatkan bahwa faktor eksternal seperti pergerakan dolar AS, kebijakan moneter The Fed, serta kondisi geopolitik global tetap menjadi variabel yang dapat mempengaruhi arah pergerakan rupiah. Oleh karena itu, kebijakan makroekonomi yang koheren dan transparan tetap menjadi kunci utama.

Secara keseluruhan, optimisme yang disampaikan oleh Menteri Keuangan mencerminkan harapan bahwa arus masuk modal asing yang stabil akan menjadi penopang utama bagi penguatan rupiah dalam jangka menengah.