BI pastikan cadev lebih dari cukup meski susut sejak awal tahun
BI pastikan cadev lebih dari cukup meski susut sejak awal tahun

BI pastikan cadev lebih dari cukup meski susut sejak awal tahun

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Bank Indonesia menegaskan bahwa cadangan devisa negara masih berada pada posisi yang lebih dari cukup, meskipun terdapat penurunan sejak awal tahun. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti defisit neraca berjalan yang melebar, tekanan pada nilai tukar rupiah, dan peningkatan impor.

Data resmi yang dirilis pada akhir Februari menunjukkan bahwa total cadangan devisa mencapai US$124,7 miliar pada akhir kuartal pertama 2024, turun sekitar 1,4% dibandingkan akhir Desember 2023. Namun, angka tersebut masih berada di atas ambang batas kecukupan yang ditetapkan oleh BI, yaitu US$120 miliar.

Periode Cadangan Devisa (US$ Miliar)
Desember 2023 126,5
Maret 2024 124,7
Juni 2024 (perkiraan) 123,0

Analisis ekonom menunjukkan bahwa meski terjadi penurunan, BI tetap optimis karena neraca berjalan diproyeksikan akan membaik seiring penurunan impor modal dan peningkatan ekspor komoditas. Selain itu, cadangan devisa yang masih tinggi memberikan ruang bagi bank sentral untuk melakukan intervensi nilai tukar bila diperlukan.

BI menegaskan komitmen untuk terus memantau perkembangan ekonomi global, termasuk kebijakan suku bunga utama dunia, yang dapat memengaruhi arus modal masuk dan keluar Indonesia. Kesiapan cadangan yang memadai diharapkan dapat menstabilkan pasar valuta asing dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.