Sukuk PNM Raih Penghargaan Global di The Asset Awards 2026 Hongkong

LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Perusahaan Negara Malaysia (PNM) kembali menorehkan prestasi internasional setelah sukuk yang dikeluarkannya berhasil meraih penghargaan utama pada ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026. Upacara penyerahan hadiah berlangsung pada 31 Maret 2026 di Four Seasons Hong Kong, mempertemukan para pemimpin keuangan dan investasi dari seluruh dunia.

Penghargaan yang diterima PNM merupakan pengakuan atas keberhasilan sukuknya dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, transparansi, serta daya tarik investor global. Sukuk tersebut, yang diterbitkan untuk mendanai proyek infrastruktur energi terbarukan di Indonesia, berhasil menggaet partisipasi lembaga keuangan internasional dan menunjukkan tingkat likuiditas yang tinggi di pasar sekunder.

Beberapa poin penting yang menonjol dalam penilaian juri The Asset Awards meliputi:

  • Struktur keuangan yang ramah lingkungan dan sosial (ESG).
  • Penggunaan dana yang terarah pada proyek-proyek berkelanjutan.
  • Transparansi pelaporan keuangan dan tata kelola yang kuat.
  • Dukungan kuat dari regulator dan otoritas pasar modal Indonesia.

Direktur Utama PNM, Bapak Ahmad Rizal, menyatakan rasa syukur atas pencapaian ini dan menekankan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan instrumen keuangan hijau yang dapat mempercepat transisi energi Indonesia. “Penghargaan ini bukan hanya kemenangan bagi PNM, tetapi juga bagi seluruh ekosistem keuangan Indonesia yang semakin dipercaya oleh investor global,” ujar Rizal.

Pemerintah Indonesia juga menyambut baik pencapaian tersebut. Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menegaskan bahwa keberhasilan sukuk PNM menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk mengeluarkan instrumen keuangan yang sesuai dengan standar internasional. Ia menambahkan bahwa dukungan kebijakan yang konsisten akan memperkuat posisi negara dalam menarik investasi hijau.

Keberhasilan ini diperkirakan akan mendorong lebih banyak penerbitan sukuk berkelanjutan di masa depan, baik dari institusi pemerintah maupun swasta. Menurut analisis pasar, permintaan investor institusional terhadap produk keuangan ESG diproyeksikan meningkat sebesar 30% pada lima tahun ke depan, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pusat keuangan hijau di Asia Tenggara.

Dengan penghargaan ini, PNM tidak hanya mengukir prestasi bagi diri sendiri, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia di panggung keuangan dunia sebagai penerbit sukuk yang kredibel, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.