Wisatawan ke Jepang Mengalami Penurunan pada April Dipicu Beberapa Hal
Wisatawan ke Jepang Mengalami Penurunan pada April Dipicu Beberapa Hal

Wisatawan ke Jepang Mengalami Penurunan pada April Dipicu Beberapa Hal

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Jepang pada bulan April mengalami penurunan sebesar 5,5 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini menandai trend yang belum pernah terjadi sejak pandemi COVID-19, meski angka keseluruhan masih berada di atas level sebelum 2020.

Berbagai faktor diperkirakan menjadi penyebab utama penurunan tersebut, antara lain:

  • Fluktuasi nilai tukar yen yang membuat Jepang menjadi destinasi lebih mahal bagi pelancong dari negara dengan mata uang lemah.
  • Pembatasan visa yang masih berlaku bagi beberapa negara, terutama di kawasan Asia Tenggara.
  • Kondisi cuaca yang tidak bersahabat pada awal musim semi, mengurangi daya tarik wisata alam.
  • Peningkatan biaya transportasi udara akibat kenaikan harga bahan bakar.

Berikut ini ringkasan data kunjungan wisatawan asing ke Jepang pada bulan April:

Negara Asal Jumlah Pengunjung Perubahan (%)
China 120.000 -8,2
South Korea 95.000 -4,5
Amerika Serikat 78.000 -3,1
Australia 42.000 -6,7

Penurunan ini berdampak pada sektor pariwisata, terutama pada bisnis hotel, restoran, dan transportasi lokal yang mengandalkan pendapatan dari turis internasional. Analis pasar memperkirakan bahwa jika faktor-faktor tersebut tidak segera diatasi, pertumbuhan kunjungan wisatawan dapat melambat lebih jauh pada kuartal berikutnya.

Pemerintah Jepang telah mengumumkan beberapa kebijakan untuk merangsang kembali minat wisatawan, termasuk pelonggaran persyaratan visa bagi beberapa negara dan promosi paket wisata dengan harga bersaing. Namun, keberhasilan kebijakan tersebut akan sangat bergantung pada stabilitas ekonomi global dan kondisi geopolitik yang terus berubah.