Wamenko Pangan tekankan ternak integrasi atasi defisit daging nasional
Wamenko Pangan tekankan ternak integrasi atasi defisit daging nasional

Wamenko Pangan tekankan ternak integrasi atasi defisit daging nasional

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan pentingnya model integrasi ternak dengan perkebunan kelapa sawit sebagai upaya mengurangi defisit daging nasional.

Keunggulan model ini meliputi:

  • Peningkatan nilai tambah lahan perkebunan melalui pemanfaatan limbah TBS.
  • Pengurangan biaya pakan ternak bagi petani.
  • Peningkatan produksi daging lokal dan penurunan impor.
  • Penciptaan lapangan kerja di daerah agraris.

Hanif Faisol Nurofiq menambahkan bahwa pemerintah akan memperkuat regulasi, menyediakan insentif fiskal, serta memfasilitasi transfer teknologi bagi pelaku usaha yang ingin mengadopsi model ini. Diharapkan dalam lima tahun ke depan, kontribusi daging dari integrasi ternak‑kelapa sawit dapat menutup setidaknya separuh defisit nasional.

Langkah ini selaras dengan program ketahanan pangan jangka panjang yang menekankan diversifikasi produksi dan efisiensi rantai pasok pangan.