Vaksin HPV pada Perempuan dan Laki‑laki Bantu Cegah Kanker

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Vaksin Human Papillomavirus (HPV) kini disarankan untuk diberikan kepada kedua jenis kelamin sebagai upaya utama mencegah berbagai jenis kanker yang berhubungan dengan virus tersebut.

Satgas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dipimpin oleh Prof. Hartono Gunardi menekankan bahwa vaksinasi HPV tidak boleh terbatas pada perempuan saja. Menurut data WHO, sekitar 5% kanker di seluruh dunia terkait dengan infeksi HPV, termasuk kanker serviks pada perempuan serta kanker penis, anus, dan orofaring pada laki‑laki.

Manfaat utama pemberian vaksin HPV meliputi:

  • Menurunkan risiko infeksi HPV tipe berisiko tinggi (16 dan 18) yang paling sering menyebabkan kanker.
  • Mencegah penyebaran virus melalui hubungan seksual, sehingga melindungi pasangan.
  • Memberikan perlindungan jangka panjang hingga dua dekade setelah dosis lengkap.

Berikut jadwal rekomendasi vaksinasi menurut Kementerian Kesehatan:

Kelompok Usia Dosis Interval
9‑14 tahun 2 dosis 6‑12 bulan antara dosis
15‑26 tahun 3 dosis 0, 1-2, 6 bulan
27‑45 tahun 3 dosis 0, 1-2, 6 bulan (dengan pertimbangan klinis)

Pemerintah melalui program imunisasi nasional berencana memperluas cakupan vaksin ini ke sekolah menengah pertama dan lembaga pendidikan tinggi, dengan harapan mencapai cakupan minimal 80% pada populasi target dalam lima tahun ke depan.

Selain itu, edukasi mengenai pentingnya vaksinasi HPV harus dimulai sejak usia remaja, melibatkan orang tua, guru, dan tenaga kesehatan. Dengan meningkatkan kesadaran dan akses, diharapkan angka kejadian kanker terkait HPV dapat berkurang signifikan dalam jangka panjang.