Tesla Ganti Nama Perangkat Lunak Bantuan Pengemudi di China
Tesla Ganti Nama Perangkat Lunak Bantuan Pengemudi di China

Tesla Ganti Nama Perangkat Lunak Bantuan Pengemudi di China

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Tesla mengumumkan perubahan nama pada perangkat lunak bantuan pengemudi (driver‑assist) yang dijual di pasar China. Nama sebelumnya, “Full Self‑Driving (FSD)”, kini diganti menjadi “Full Self‑Driving Capability”. Perubahan ini diumumkan melalui pembaruan perangkat lunak pada akhir April 2024.

Langkah tersebut diambil setelah regulator transportasi China menegaskan bahwa istilah “Self‑Driving” dapat menyesatkan konsumen karena menimbulkan kesan mobil dapat beroperasi tanpa intervensi pengemudi. Pemerintah China melarang penggunaan istilah tersebut pada produk yang masih memerlukan pengawasan manusia.

Berikut beberapa poin penting terkait perubahan nama ini:

  • Nama baru mencerminkan bahwa fungsi tersebut masih bersifat bantuan, bukan kemampuan mengemudi otomatis penuh.
  • Pembaruan tidak mengubah fitur teknis; kendaraan tetap menawarkan kemampuan parkir otomatis, pengendalian kecepatan adaptif, dan navigasi otomatis pada jalur yang ditentukan.
  • Harga paket FSD di China tetap sama, yakni sekitar RMB 30.000 (sekitar USD 4.200) per kendaraan.
  • Pengguna yang telah membeli paket FSD sebelumnya tidak perlu melakukan pembaruan tambahan; nama baru akan otomatis muncul pada antarmuka kendaraan.

Reaksi pengguna beragam. Sebagian mengapresiasi langkah Tesla yang menyesuaikan diri dengan regulasi lokal, sementara yang lain mengkritik bahwa perubahan nama tidak mengatasi masalah keamanan dan keandalan sistem bantuan mengemudi.

Para analis industri memperkirakan bahwa penyesuaian nama ini dapat membantu Tesla mempertahankan pertumbuhan penjualan di China, pasar listrik terbesar di dunia, tanpa menghadapi sanksi regulator. Namun, mereka juga menekankan bahwa persaingan dengan produsen lokal seperti BYD dan NIO akan tetap ketat, terutama dalam hal inovasi perangkat lunak dan layanan purna jual.