Terkuak! Lubang Tersembunyi di Cikeas Menemukan Jasad Alfin yang Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Geram dan Takut
Terkuak! Lubang Tersembunyi di Cikeas Menemukan Jasad Alfin yang Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Geram dan Takut

Terkuak! Lubang Tersembunyi di Cikeas Menemukan Jasad Alfin yang Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Geram dan Takut

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Polisi akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan jasad Alfin Maksalmina Windian (28) yang selama seminggu menghilang tanpa jejak. Jasad tersebut ditemukan terkubur sedalam tiga meter di kawasan Cikeas, Depok, Jawa Barat, setelah tim Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan intensif. Penanganan kasus kini sepenuhnya berada di tangan Polda Metro Jaya.

Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Rabu, 25 Maret 2026, ketika keluarga Alfin melaporkan kehilangan anggota keluarga mereka ke Polres Metro Jakarta Timur sekitar pukul 19.00 WIB. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, yang menyatakan bahwa Alfin sempat dilaporkan hilang dan belum ada petunjuk keberadaannya.

Langkah Penyidikan dan Penemuan Jasad

Setelah menerima laporan, tim Resmob Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penyelidikan yang meliputi pemeriksaan wilayah sekitar lokasi terakhir terlihat, analisis jejak digital, serta pemetaan potensi tempat persembunyian. Berdasarkan hasil survei, tim memperkirakan bahwa peristiwa sebenarnya terjadi pada hari yang sama, yakni sekitar pukul 19.30 WIB.

Pencarian berujung pada penemuan sebuah lubang penggalian yang cukup dalam di area pemukiman Cikeas. Lubang tersebut berjarak tiga meter dari permukaan tanah dan berisi jasad Alfin yang telah teridentifikasi melalui proses evakuasi dan pemeriksaan awal di lapangan.

Setelah penemuan, jasad Alfin langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut serta autopsi. Tim forensik melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan penyebab kematian dan mengumpulkan bukti-bukti fisik yang dapat membantu penyelidikan selanjutnya.

Reaksi Keluarga dan Masyarakat

Keluarga Alfin mengungkapkan rasa syok yang mendalam setelah jasadnya ditemukan. “Saya takut, tidak pernah terbayangkan bahwa dia akan ditemukan di sini,” ujar seorang kerabat dekat dengan suara bergetar. Beberapa warga sekitar juga melaporkan rasa takut dan cemas karena keberadaan lubang penggalian yang sebelumnya tidak diketahui.

“Kami tinggal di sebelahnya, tiba-tiba ada lubang dalam tiga meter, dan sekarang kami tahu ada jasad di dalamnya. Ini membuat kami merasa tidak aman,” kata seorang warga Depok yang memilih untuk tidak disebutkan namanya. Reaksi serupa terdengar dari sejumlah tetangga yang menyatakan keprihatinan terhadap keamanan lingkungan mereka.

Penanganan oleh Polda Metro Jaya

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah dilimpahkan sepenuhnya kepada Resmob Polda Metro Jaya. “Kasus sudah ditangani oleh Polda Metro Jaya. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan semua prosedur hukum dijalankan dengan tepat,” ujar Alfian dalam pernyataan resmi kepada media.

Tim Resmob kini memfokuskan penyelidikan pada motif dan pelaku di balik kejadian ini. Seluruh barang bukti, termasuk pakaian, sepatu, dan barang pribadi Alfin yang ditemukan bersama jasad, telah diamankan dan akan dianalisis lebih lanjut.

Timeline Singkat Perkembangan Kasus

  • 25 Mar 2026, pukul 19.00 WIB – Keluarga melaporkan Alfin hilang ke Polres Metro Jakarta Timur.
  • 26 Mar 2026 – Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur menyatakan bahwa Alfin merupakan korban yang dilaporkan hilang.
  • 30 Mar 2026, pukul 21:29 WIB – Tim Resmob Polda Metro Jaya menemukan jasad terkubur tiga meter di Cikeas, Depok.
  • 30 Mar 2026 – Jasad dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi dan autopsi.
  • 30 Mar 2026 – Penanganan kasus resmi dialihkan ke Polda Metro Jaya.

Proses autopsi diperkirakan memakan waktu beberapa hari, dengan hasil akhir akan diumumkan setelah semua bukti diverifikasi. Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi guna menghindari kepanikan yang tidak perlu.

Kasus ini menambah daftar misteri hilangnya orang di wilayah Jabodetabek yang belum terpecahkan. Pengungkapan lokasi penguburan secara mendadak menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan lingkungan serta efektivitas sistem pelaporan kehilangan.

Dengan penyerahan penuh kasus kepada Polda Metro Jaya, diharapkan proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi keluarga Alfin serta menegakkan rasa aman bagi warga sekitar.