TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban, Bantu Lebih dari 60 Ribu Keluarga di Seluruh Indonesia
TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban, Bantu Lebih dari 60 Ribu Keluarga di Seluruh Indonesia

TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban, Bantu Lebih dari 60 Ribu Keluarga di Seluruh Indonesia

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Dalam semangat memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menegaskan komitmen sosialnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dengan tema “Semangat Qurban Bisa sebagai Jalan Transformasi Ketaqwaan Sosial”, TelkomGroup bersama anak usaha utama, termasuk Telkomsel, menyalurkan total 910 hewan kurban yang terdiri dari 232 ekor sapi dan 678 ekor kambing/domba.

Berat keseluruhan hewan kurban mencapai 114.739 kilogram, dan distribusinya direncanakan menjangkau 62.469 penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia. Penerima manfaat meliputi masyarakat dhuafa, warga sekitar area operasional Telkom, serta kelompok rentan yang terdampak bencana alam. Distribusi dilakukan secara kolaboratif melalui tiga jalur utama: unit Telkom, unit Telkomsel, serta gabungan anak perusahaan, ditambah kontribusi sukarela karyawan.

Rincian Distribusi

  • Telkom menyalurkan 185 hewan kurban.
  • Telkomsel menyalurkan 459 hewan kurban.
  • Gabungan anak perusahaan menyalurkan 148 hewan kurban.
  • Karyawan memberikan kontribusi sebanyak 118 hewan kurban.

Upacara penyerahan simbolis dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2025, di Vertical Garden Telkom Hub, Jakarta. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, hadir bersama Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, serta Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan Ditapradana. Di antara tamu hadir pula perwakilan Majelis Ta’lim TelkomGroup (MTTG), lembaga zakat LAZISMU, LAZISNU, dan perwakilan komunitas warga pemulung Bantar Gebang, Bekasi.

Dian Siswarini menekankan bahwa Iduladha menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kepedulian dan gotong‑royong. “Kami ingin memastikan kebahagiaan Iduladha dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan dan saudara‑saudara kami yang terdampak bencana alam,” ujarnya. Willy Saelan menambahkan bahwa semangat berbagi mencerminkan nilai budaya perusahaan yang menempatkan kepedulian sosial sebagai bagian inti karakter insan TelkomGroup.

Proses Pelaksanaan

Program kurban ini melibatkan jaringan MTTG (Majelis Ta’lim TelkomGroup) mulai dari tingkat pusat, regional, hingga witel di berbagai daerah. Penyembelihan dan distribusi hewan kurban dilakukan sesuai anjuran pemerintah dan disesuaikan dengan kondisi lokal masing‑masing. Pendekatan ini memastikan kepatuhan terhadap standar kesehatan, keamanan, serta penghormatan terhadap tradisi keagamaan setempat.

Para penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Salah satu perwakilan warga pemulung Bantar Gebang, Sawunggaling, menyatakan apresiasi besar karena bantuan kurban tidak hanya menyediakan daging untuk konsumsi, tetapi juga membuka peluang usaha kecil‑kecilan melalui penjualan daging sekunder.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Dengan total lebih dari 60 ribu keluarga yang menerima manfaat, program ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi rumah tangga yang berada di ambang kemiskinan. Selain itu, distribusi yang terorganisir memperkuat citra Telkom sebagai perusahaan yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan sosial, sekaligus memperluas jaringan kepercayaan antara perusahaan dan komunitas lokal.

Kolaborasi lintas unit internal TelkomGroup juga menciptakan rasa kebersamaan di antara karyawan. Partisipasi sukarela karyawan dalam penyumbangan hewan kurban menegaskan budaya kerja yang berorientasi pada nilai sosial, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan loyalitas internal.

Secara keseluruhan, inisiatif kurban ini tidak hanya memenuhi aspek religius Iduladha, tetapi juga menjadi sarana transformasi sosial yang selaras dengan tujuan strategis TJSL TelkomGroup. Dengan menyalurkan hewan kurban secara adil dan merata, perusahaan berhasil memperluas dampak positifnya ke lebih dari enam puluh ribu individu, sekaligus menegaskan peranannya sebagai kontributor utama dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.