Telkom Diminta Danantara Tutup 10 Anak Usaha pada Juni 2026
Telkom Diminta Danantara Tutup 10 Anak Usaha pada Juni 2026

Telkom Diminta Danantara Tutup 10 Anak Usaha pada Juni 2026

LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Jalanan Jakarta, 21 Mei 2026 – Badan Pengawas Usaha Telekomunikasi (Danantara) mengeluarkan rekomendasi agar PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) melakukan pemangkasan struktural dengan menutup sepuluh anak perusahaan pada bulan Juni 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi besar-besaran yang ditujukan untuk memusatkan fokus pada bisnis inti serta meningkatkan efisiensi operasional.

  • Optimalisasi sumber daya: Mengurangi duplikasi layanan dan mengkonsolidasikan fungsi yang tumpang tindih.
  • Peningkatan profitabilitas: Memusatkan investasi pada unit yang memiliki kontribusi paling signifikan terhadap pendapatan grup.
  • Respons terhadap dinamika pasar: Menyesuaikan portofolio dengan perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital.

Telkom diperkirakan akan menutup anak usaha yang bergerak di bidang layanan data center, solusi IoT, dan platform media digital yang belum memberikan nilai tambah yang diharapkan. Meskipun nama-nama spesifik belum diumumkan secara resmi, sumber internal mengindikasikan bahwa beberapa entitas yang akan dihentikan operasinya meliputi:

  1. Perusahaan A – layanan data center skala menengah.
  2. Perusahaan B – solusi Internet of Things untuk industri.
  3. Perusahaan C – platform streaming konten lokal.
  4. Perusahaan D – layanan cloud computing yang bersaing ketat.
  5. Perusahaan E – unit pemasaran digital.

Langkah ini diharapkan dapat menurunkan beban biaya tetap Telkom sebesar sekitar 12 persen dalam tiga tahun ke depan, sekaligus membuka ruang bagi investasi pada jaringan 5G, layanan cloud terkelola, dan pengembangan ekosistem digital yang lebih terintegrasi.

Reaksi dari pasar modal menunjukkan peningkatan kepercayaan investor. Saham Telkom tercatat naik 3,5 persen pada sesi perdagangan pertama setelah pengumuman, mencerminkan ekspektasi bahwa restrukturisasi akan memperkuat posisi kompetitif perusahaan di tengah persaingan regional.

Pihak manajemen Telkom menyatakan komitmen penuh untuk melaksanakan rekomendasi Danantara dengan transparan, termasuk memberikan dukungan transisi bagi karyawan yang terdampak. Program penempatan kembali dan paket pesangon yang kompetitif akan disiapkan untuk meminimalisir dampak sosial.

Secara keseluruhan, penutupan sepuluh anak usaha diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya Telkom mengubah model bisnisnya menjadi lebih fokus pada layanan digital inti, meningkatkan profitabilitas, dan memperkuat daya saing di era ekonomi digital.