Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri atas Penurunan Kemiskinan dan Stunting
Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri atas Penurunan Kemiskinan dan Stunting

Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri atas Penurunan Kemiskinan dan Stunting

LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mengukir prestasi di kancah nasional dengan berhasil memperoleh penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan tersebut diberikan dalam dua kategori penting, yaitu Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Keberhasilan ini tidak lepas dari serangkaian program terintegrasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan, antara lain:

  • Peningkatan akses layanan kesehatan melalui pembangunan pusat layanan terpadu (Puskesmas) dan program imunisasi lengkap.
  • Pemberdayaan ekonomi rumah tangga miskin melalui pelatihan keterampilan, akses mikrokr kredit, dan pendampingan usaha mikro.
  • Peningkatan kualitas gizi anak dengan penyediaan makanan tambahan di posyandu serta edukasi gizi bagi orang tua.
  • Peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui beasiswa, penyediaan fasilitas belajar, dan program remedial untuk siswa berisiko.
  • Kolaborasi lintas sektor antara Dinas Sosial, Kesehatan, Pendidikan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk memastikan sinergi program.

Walikota Tangerang Selatan, Tri Adhianto, menyatakan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. “Penghargaan ini merupakan bukti bahwa kerja keras bersama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan warga dapat menghasilkan perubahan nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah kota berkomitmen untuk mempertahankan momentum penurunan kemiskinan dan stunting dengan memperluas program bantuan sosial berbasis data, meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil, serta memperkuat jaringan pendidikan inklusif. Target jangka menengah adalah menurunkan angka kemiskinan menjadi di bawah 3% dan mengurangi prevalensi stunting menjadi kurang dari 4% pada tahun 2028.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengimplementasikan kebijakan berbasis bukti serta mendorong terciptanya Indonesia yang lebih sejahtera dan sehat.