SPPG Mulai Operasi 31 Maret, Waka BGN Ingatkan Mitra yang Mark Up Harga Bahan Baku Akan Disikat
SPPG Mulai Operasi 31 Maret, Waka BGN Ingatkan Mitra yang Mark Up Harga Bahan Baku Akan Disikat

SPPG Mulai Operasi 31 Maret, Waka BGN Ingatkan Mitra yang Mark Up Harga Bahan Baku Akan Disikat

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Bad an Gizi Nasional (BGN) menyiapkan peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 31 Maret 2024. Program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia tanpa memungut biaya.

Wakil Kepala BGN, Dr. Ahmad Syarif, menegaskan bahwa semua mitra penyedia bahan baku dan logistik harus menjalankan program secara profesional dan berintegritas. Ia menambahkan, setiap upaya menaikkan harga bahan baku secara tidak wajar (mark‑up) akan dikenai tindakan tegas.

Langkah-langkah pelaksanaan MBG

  1. Registrasi mitra penyedia bahan baku melalui portal resmi BGN.
  2. Penetapan harga dasar bahan baku berdasarkan survei pasar nasional.
  3. Pengawasan rutin oleh tim audit BGN untuk memastikan tidak ada praktik mark‑up.
  4. Distribusi makanan ke titik layanan yang telah ditunjuk.
  5. Pelaporan hasil distribusi dan evaluasi kualitas secara bulanan.

Ancaman bagi pelanggar

Waka BGN menegaskan bahwa pelanggaran berupa penambahan margin harga di atas batas yang ditetapkan akan dikenakan sanksi administratif, termasuk pencabutan status mitra, denda, dan pelaporan kepada otoritas pengawas pasar. “Kami tidak akan mentolerir praktek korupsi atau penyalahgunaan dana publik dalam rangka MBG,” tegasnya.

Selain itu, BGN akan memberlakukan mekanisme verifikasi harga secara real‑time melalui aplikasi mobile yang memungkinkan pengecekan harga bahan baku oleh pihak ketiga secara transparan.

Dengan langkah-langkah tersebut, BGN berharap program MBG dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi dampak positif terhadap status gizi anak-anak serta keluarga penerima manfaat.