Seorang Anak di Jigiunggi Dikabarkan Jadi Korban Kontak Senjata, TNI Beri Klarifikasi

LintasWarganet.com – 20 April 2026 | Pada sore hari tanggal 26 April 2024, sebuah insiden terjadi di desa Jigiunggi, Kabupaten Nduga, Papua. Menurut laporan awal, seorang anak berusia sekitar 10 tahun dilaporkan menjadi korban kontak senjata dalam sebuah baku tembak antara aparat TNI dan kelompok Separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun, pihak TNI kemudian memberikan klarifikasi resmi terkait peristiwa tersebut.

Pihak TNI melalui Kantor Pusat Menyatakan bahwa:

  • Identitas anak tersebut masih dalam proses verifikasi;
  • Temuan medis menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami luka tembak ringan yang tidak mengancam jiwa;
  • Penembakan terjadi secara timbal balik antara aparat dan unsur OPM, bukan tindakan sengaja terhadap warga sipil;
  • Tim medis dan bantuan kemanusiaan telah dikerahkan untuk memberikan pertolongan pertama.

Selain itu, TNI menegaskan bahwa operasi di wilayah tersebut merupakan upaya penegakan kedaulatan negara dan penindakan terhadap aksi-aksi separatis yang mengancam keamanan warga. Pihak militer juga menambahkan bahwa langkah-langkah keamanan akan terus diperkuat untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Reaksi masyarakat setempat beragam. Beberapa warga mengungkapkan keprihatinan atas terjadinya baku tembak di lingkungan mereka, sementara yang lain menuntut adanya penyelidikan independen guna memastikan tidak ada pelanggaran hak asasi manusia.

Kasus ini menambah daftar insiden keamanan di Papua yang memicu perdebatan mengenai penanganan konflik bersenjata antara negara dan kelompok separatis. Pemerintah diharapkan dapat menyeimbangkan antara penegakan hukum dan perlindungan warga sipil, khususnya anak-anak, dalam situasi yang rawan konflik.