Saham Tambang Anjlok, IHSG Ditutup Melemah 2,86 Persen

LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir sesi penutupan dengan penurunan sebesar 2,86 persen, mencerminkan koreksi yang sejalan dengan pelemahan pasar saham global. Penurunan ini dipicu oleh sentimen eksternal yang negatif serta tekanan khusus pada saham-saham yang berbasis sektor pertambangan.

Berbagai faktor eksternal berkontribusi pada penurunan tersebut, antara lain ketidakpastian kebijakan moneter di Amerika Serikat, penurunan harga komoditas utama seperti batubara dan nikel, serta kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Dampaknya terasa paling kuat pada perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dimana sebagian besar mengalami penurunan harga saham di atas 5 persen.

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – turun sekitar 6,3 persen
  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO) – turun sekitar 5,9 persen
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – turun sekitar 5,2 persen

Berikut rangkuman pergerakan indeks utama pada penutupan hari ini:

Indeks Penutupan Perubahan
IHSG 5.874,12 -2,86%
IDX30 2.134,57 -3,10%
IDXBank 1.972,34 -2,75%

Para analisanya menilai bahwa koreksi ini masih dalam batas wajar mengingat volatilitas pasar global. Namun, mereka memperingatkan bahwa bila tekanan pada komoditas terus berlanjut, sektor tambang dapat mengalami penurunan yang lebih dalam, yang pada gilirannya dapat menambah beban pada IHSG.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan kebijakan moneter internasional, data ekonomi utama, serta harga komoditas global. Diversifikasi portofolio dan penyesuaian alokasi aset menjadi langkah yang bijak dalam menghadapi ketidakpastian yang masih tinggi.