Rupiah Menguat Hingga Rp17.205 per USD, Purbaya Ogah Ribet: Bagi Saya Sih Bukan Tanda Buruk

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Rupiah Indonesia mencatat penguatan hingga Rp17.205 per dolar Amerika Serikat, sebuah level yang dianggap positif oleh Menteri Keuangan, Purbaya. Ia menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar ini tidak mencerminkan kondisi ekonomi yang lemah, melainkan dapat menjadi indikator stabilitas dan kepercayaan pasar.

Beberapa faktor yang disebutkan sebagai penyokong penguatan rupiah antara lain:

  • Kebijakan moneter yang konsisten, termasuk suku bunga yang tetap stabil.
  • Arus masuk investasi asing langsung (FDI) yang meningkat, terutama di sektor energi dan manufaktur.
  • Peningkatan ekspor komoditas utama seperti kelapa sawit, batu bara, dan kopi.

Pemerintah menaruh optimismenya pada pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan tetap kuat hingga kuartal II 2026. Proyeksi tersebut didukung oleh program stimulus fiskal, reformasi struktural, dan upaya diversifikasi ekonomi.

Tanggal Kurs (Rp/USD)
20 Apr 2024 17.320
21 Apr 2024 17.260
22 Apr 2024 17.230
23 Apr 2024 17.210
24 Apr 2024 17.205