Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Hujan lebat yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada Senin, 4 Mei, kembali mengakibatkan rumah sang musisi Katon Bagaskara terendam air. Rumah yang terletak di kawasan Kebayoran Lama itu dilaporkan mengalami kerusakan signifikan, mulai dari perabotan yang rusak hingga lantai yang terendam hingga setengah meter.

Katon Bagaskara, yang dikenal lewat lagu-lagu bertema sosial, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini dan menuntut tindakan cepat dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pramono Anung. Dalam pernyataan singkat, ia meminta pemerintah mempercepat upaya penanggulangan banjir dan memberikan bantuan langsung kepada korban yang terdampak.

Fenomena banjir ini bukanlah kejadian yang terisolasi. Pada pekan ini, lebih dari 30 wilayah di Jakarta tercatat mengalami genangan air, dengan laporan korban kehilangan harta benda dan kerusakan infrastruktur. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan peningkatan curah hujan harian hingga 200 mm di beberapa titik, memicu meluapnya sungai-sungai kecil dan saluran drainase yang kurang optimal.

  • Kerusakan utama rumah Katon: perabotan rumah tangga, karpet, dan peralatan elektronik.
  • Kebutuhan mendesak: bantuan relokasi sementara, layanan kebersihan, serta pendanaan untuk perbaikan struktural.
  • Permintaan kepada Pramono Anung: percepatan pembangunan sistem drainase, alokasi dana darurat, serta koordinasi dengan dinas terkait.

Berikut rangkaian kronologis singkat terkait peristiwa banjir yang melanda Jakarta pada awal Mei 2024:

Tanggal Peristiwa
3 Mei 2024 Hujan ringan, drainase belum penuh beban
4 Mei 2024 Hujan deras, genangan muncul di area permukiman dan rumah Katon Bagaskara
5 Mei 2024 Tim SAR mulai evakuasi dan pembersihan di wilayah terdampak

Dengan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem, suara warga dan tokoh publik seperti Katon Bagaskara menjadi sorotan penting bagi pemerintah. Diharapkan langkah-langkah konkret dapat segera diimplementasikan untuk mengurangi dampak banjir di masa mendatang.