Remaja Diserang Begal di Makassar, Sahroni Minta Polisi Berani Tembak Pelaku di Tempat!

LintasWarganet.com – 12 Mei 2026 | Seorang remaja di Kota Makassar menjadi korban aksi pembegalan yang mengakibatkan luka serius setelah disabet dengan parang oleh sekelompok perampok. Korban harus dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Insiden ini menambah daftar kasus kejahatan jalanan yang kian mengkhawatirkan di wilayah Sulawesi Selatan. Menurut saksi mata, para pelaku menunggu korban di sebuah persimpangan sebelum menyerang secara tiba-tiba.

Politikus nasional, Sahroni, menyampaikan keprihatinannya melalui pernyataan publik dan menuntut aparat kepolisian untuk lebih tegas. Ia menegaskan, “Polisi harus berani menembak pelaku di tempat bila diperlukan demi melindungi warga, terutama generasi muda.”

Pernyataan tersebut memicu perdebatan mengenai prosedur penggunaan senjata api oleh penegak hukum. Di satu sisi, masyarakat mengharapkan tindakan cepat untuk menghentikan aksi kejahatan; di sisi lain, ada kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan kekuatan.

Berikut beberapa poin utama yang diangkat dalam diskusi publik:

  • Permintaan agar polisi dapat menembak pelaku secara langsung bila situasi mengancam nyawa.
  • Kebutuhan peningkatan patroli dan kehadiran aparat di wilayah rawan kejahatan.
  • Penerapan program edukasi keamanan bagi remaja dan orang tua.
  • Penguatan kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas lokal.

Pihak kepolisian setempat menyatakan bahwa mereka akan meninjau kembali protokol penanggulangan kejahatan dan meningkatkan koordinasi dengan satuan tugas khusus. Sementara itu, keluarga korban berharap keadilan dapat ditegakkan dan pelaku dapat ditangkap secepatnya.