Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Pemerhati hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Hasibuan, menegaskan bahwa proses penerimaan calon anggota Polri tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal ketatnya standar seleksi dan tingkat transparansi.

Seleksi kali ini melibatkan serangkaian tahapan yang dirancang untuk menguji kompetensi fisik, mental, akademik, serta integritas moral calon anggota. Berikut adalah tahapan utama yang diterapkan:

  • Ujian Tulis Berbasis Kompetensi (UTBK) yang mengukur pengetahuan hukum, tata negara, dan bahasa Indonesia.
  • Tes Kebugaran Fisik (TKF) dengan standar yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
  • Wawancara psikologis yang menilai kestabilan emosi dan motivasi pelayanan publik.
  • Verifikasi latar belakang (background check) yang mencakup pengecekan riwayat keluarga dan kepemilikan aset.

Transparansi proses seleksi diwujudkan melalui publikasi hasil sementara secara daring, serta penyediaan laporan audit independen oleh lembaga pengawas eksternal.

Data resmi menunjukkan bahwa dari total 25.000 pendaftar, hanya 4.200 calon yang berhasil meloloskan seluruh tahapan. Berikut rangkuman statistik utama:

Tahapan Jumlah Pendaftar Lolos Persentase Lolos
Ujian Tulis 25.000 12.500 50%
Tes Kebugaran 12.500 7.800 62,4%
Wawancara Psikologis 7.800 5.200 66,7%
Verifikasi Latar Belakang 5.200 4.200 80,8%

Salah satu sorotan utama adalah banyaknya calon yang berasal dari keluarga militer, khususnya anak jenderal, tidak berhasil melewati tahapan verifikasi latar belakang. Hal ini menegaskan bahwa tidak ada pengecualian khusus berdasarkan status sosial atau kedekatan dengan pejabat tinggi.

Edi Hasibuan menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, serta menegakkan prinsip meritokrasi dalam perekrutan personel.

Dengan hasil seleksi yang ketat dan prosedur yang terbuka, Polri berupaya menyiapkan generasi anggota yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan keamanan nasional di masa depan.