Rancangan Teknik Jembatan Anduring di Padang Pariaman Rampung Agustus

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengumumkan bahwa rancangan teknik terperinci (Detail Engineering Design/DED) untuk Jembatan Anduring di Kabupaten Padang Pariaman akan selesai pada bulan Agustus mendatang. Penyelesaian DED menjadi langkah penting sebelum proses pengadaan dan konstruksi dimulai.

Jembatan Anduring direncanakan menjadi sambungan utama yang menghubungkan wilayah pesisir dengan interior, memperpendek jarak tempuh antara Padang Pariaman dan kota-kota sekitarnya. Dengan panjang sekitar 200 meter dan lebar 12 meter, jembatan ini akan dibangun dengan struktur beton bertulang serta dilengkapi dengan sistem drainase yang mampu menahan tekanan air pasang.

Berikut poin-poin utama yang menjadi fokus dalam rancangan DED:

  • Spesifikasi struktural: penggunaan beton kelas 40 dengan tulangan baja HRB400 untuk memastikan daya tahan terhadap beban lalu lintas berat.
  • Keamanan: pemasangan pagar pembatas, lampu penerangan LED, serta sistem monitoring getaran untuk mengantisipasi gempa bumi.
  • Fasilitas pendukung: trotoar khusus pejalan kaki, jalur sepeda, dan ruang inspeksi untuk pemeliharaan rutin.
  • Lingkungan: upaya mitigasi dampak lingkungan meliputi penanaman kembali vegetasi tepi sungai dan penggunaan material ramah lingkungan.

Proyek ini didanai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan alokasi sekitar Rp 250 miliar. Jadwal pelaksanaan diproyeksikan sebagai berikut:

Tahap Waktu
Penyusunan DED Juni‑Agustus 2024
Pengadaan material & kontraktor September‑Desember 2024
Konstruksi Januari‑Desember 2025
Uji coba & serah terima Januari‑Maret 2026

Jika semua tahapan berjalan sesuai rencana, Jembatan Anduring diharapkan dapat beroperasi pada pertengahan 2026, memberikan dampak positif bagi mobilitas penduduk, meningkatkan akses ke pusat perdagangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.