Punya Banyak Potensi, Mentrans Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Tumpuan Swasembada Pangan
Punya Banyak Potensi, Mentrans Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Tumpuan Swasembada Pangan

Punya Banyak Potensi, Mentrans Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Tumpuan Swasembada Pangan

LintasWarganet.com – 28 April 2026 | Kawasan transmigrasi di Indonesia kini diposisikan sebagai salah satu pilar utama dalam upaya mencapai swasembada pangan, tidak hanya terbatas pada produksi beras tetapi juga meliputi sektor perikanan, peternakan, dan agroindustri.

Menanggapi tantangan ketahanan pangan, Menteri Koordinator Bidang Transmigrasi (Mentrans) menegaskan bahwa wilayah-wilayah yang sebelumnya dibangun untuk pemukiman kembali memiliki lahan yang subur, akses air yang cukup, dan potensi sumber daya alam yang dapat dioptimalkan.

Berbagai langkah strategis telah direncanakan, antara lain:

  • Peningkatan infrastruktur irigasi dan jaringan jalan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian.
  • Pengembangan budidaya ikan air tawar di sungai dan danau yang ada di kawasan transmigrasi.
  • Penerapan pola tanam terpadu yang menggabungkan padi, jagung, kedelai, dan sayuran untuk diversifikasi produksi.
  • Fasilitasi akses kredit dan pelatihan bagi petani dan nelayan setempat.
  • Pembangunan pusat pengolahan hasil pertanian dan perikanan untuk menambah nilai jual.

Berikut perkiraan kontribusi utama kawasan transmigrasi terhadap target swasembada pangan 2025:

Sektor Produksi yang Diharapkan Persentase Target Nasional
Padi 12 juta ton 8 %
Jagung 9 juta ton 7 %
Ikan Air Tawar 1,2 juta ton 10 %
Peternakan (Daging Sapi) 450 ribu ton 5 %
Agroindustri (Olahan) 3,5 juta ton setara 6 %

Penguatan kapasitas manusia menjadi faktor penunjang utama. Pemerintah bersama lembaga riset dan perguruan tinggi menyelenggarakan program pelatihan teknik pertanian modern, budidaya ikan berkelanjutan, serta manajemen rantai pasok.

Dengan sinergi antara kebijakan nasional, dukungan keuangan, dan partisipasi aktif masyarakat transmigrasi, diharapkan kawasan ini dapat bertransformasi menjadi pusat produksi pangan yang berkelanjutan dan menjadi contoh bagi daerah lain.