Puncak Arus Balik Kedua di Penyeberangan Ketapang‑Gilimanuk, 32 Kapal Dikerahkan Urai Antrean
Puncak Arus Balik Kedua di Penyeberangan Ketapang‑Gilimanuk, 32 Kapal Dikerahkan Urai Antrean

Puncak Arus Balik Kedua di Penyeberangan Ketapang‑Gilimanuk, 32 Kapal Dikerahkan Urai Antrean

LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Pada periode arus balik kedua tahun 2026, penyeberangan KetapangGilimanuk kembali menghadapi kepadatan kendaraan yang signifikan. Untuk mengatasi antrean motor dan mobil pribadi, otoritas pelayaran menyiapkan total tiga puluh dua kapal feri yang akan beroperasi secara berkelanjutan.

Langkah utama yang diambil meliputi skema TBB (Tugas Bersama Bantuan) serta koordinasi ketat antara operator pelabuhan, kepolisian, dan dinas perhubungan. Berikut ini rincian tindakan yang diterapkan:

  • Penjadwalan keberangkatan kapal setiap 30 menit untuk mempercepat alur kendaraan.
  • Pemisahan jalur khusus bagi sepeda motor dan mobil pribadi guna mengurangi waktu tunggu.
  • Penempatan petugas lapangan di gerbang masuk dan keluar pelabuhan untuk mengarahkan arus kendaraan.
  • Penggunaan sistem antrian digital yang menampilkan estimasi waktu tunggu secara real‑time.

Dengan total tiga puluh dua kapal yang beroperasi, kapasitas penyeberangan diperkirakan mampu menampung lebih dari 5.000 kendaraan per hari. Hal ini diharapkan dapat menurunkan tingkat antrean hingga 40 % dibandingkan dengan periode arus balik pertama.

Para pengendara disarankan untuk memanfaatkan layanan reservasi online dan mematuhi instruksi petugas demi kelancaran proses penyeberangan. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan fasilitas serta menambah armada kapal jika diperlukan, guna mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan.