Puluhan Ribu Warga Kembali ke Rumah di Lebanon Selatan, Kata PBB
Puluhan Ribu Warga Kembali ke Rumah di Lebanon Selatan, Kata PBB

Puluhan Ribu Warga Kembali ke Rumah di Lebanon Selatan, Kata PBB

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat hampir 50.000 orang telah kembali ke rumah mereka di wilayah selatan Lebanon setelah hampir dua bulan terpaksa mengungsi akibat bentrokan bersenjata antara Israel dan kelompok Hizbullah.

Data tersebut dirilis dalam laporan yang dikeluarkan oleh Kantor Koordinasi Kemanusiaan PBB (OCHA) pada hari Selasa, menyebutkan bahwa lebih dari 100.000 warga sebelumnya mengungsi ke kamp-kamp pengungsian di daerah tersebut.

  • Jumlah pengungsi yang kembali: sekitar 48.000 orang.
  • Pengungsi yang masih berada di kamp: lebih dari 55.000 orang.
  • Fasilitas yang dipulihkan: 85% jaringan listrik, 78% pasokan air, dan 60% fasilitas kesehatan.

Para pengungsi yang kembali melaporkan kondisi rumah yang sebagian masih rusak, namun mereka menilai risiko kembali lebih kecil dibandingkan tinggal lama di kamp pengungsian yang sering kekurangan pasokan dasar.

PBB menekankan pentingnya dukungan internasional untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau mereka yang masih mengungsi. Organisasi tersebut juga menyerukan kedua belah pihak untuk menahan aksi militer yang dapat memicu gelombang pengungsian baru.

Selama periode konflik, wilayah selatan Lebanon mengalami kerusakan signifikan pada bangunan sipil dan infrastruktur kritis, termasuk jalan, jaringan listrik, dan fasilitas kesehatan. Upaya rehabilitasi yang dipimpin oleh otoritas Lebanon dan bantuan donor internasional diperkirakan memerlukan waktu beberapa bulan ke depan.

Para pejabat PBB menutup pernyataan mereka dengan harapan bahwa situasi keamanan akan tetap stabil, memungkinkan lebih banyak warga untuk kembali ke tempat tinggal mereka dan memulai proses pemulihan ekonomi serta sosial.