Program JKN bantu Ridwan lawan penyakit jantung
Program JKN bantu Ridwan lawan penyakit jantung

Program JKN bantu Ridwan lawan penyakit jantung

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Ridwan Djapong, seorang warga berusia 68 tahun yang tinggal di Desa Tintingan, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, baru-baru ini didiagnosis mengidap penyakit jantung. Berkat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia dapat mengakses perawatan medis yang diperlukan tanpa harus menanggung beban biaya yang berat.

Program JKN, yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, menyediakan layanan rawat inap, operasi, dan pemeriksaan lanjutan bagi peserta yang memerlukan penanganan penyakit kronis seperti penyakit jantung. Dalam kasus Ridwan, ia menjalani serangkaian pemeriksaan ekokardiogram, tes darah, serta prosedur pemasangan stent di rumah sakit rujukan terdekat.

Berikut rangkuman layanan yang diterima Ridwan melalui JKN:

  • Biaya konsultasi dokter spesialis kardiologi.
  • Pemeriksaan diagnostik (EKG, ekokardiogram, laboratorium).
  • Operasi pemasangan stent dan perawatan pasca operasi.
  • Obat-obatan jangka panjang untuk kontrol tekanan darah dan kolesterol.
  • Rujukan ke pusat rehabilitasi jantung.

Seluruh biaya tersebut ditanggung oleh BPJS Kesehatan, mengurangi beban finansial keluarga Ridwan, yang sebelumnya khawatir tidak mampu membiayai perawatan intensif. \”Saya sangat bersyukur karena JKN membantu saya melanjutkan pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,\” ujar Ridwan dalam wawancara.

Pemerintah daerah setempat juga memberikan dukungan tambahan dengan mengirimkan tenaga medis ke puskesmas desa untuk pemantauan rutin. Upaya kolaboratif antara BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi penduduk di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Kasus Ridwan menjadi contoh konkret bagaimana Program JKN dapat menjadi jaring pengaman sosial bagi masyarakat lansia yang rentan terhadap penyakit kronis. Dengan terus memperluas jaringan fasilitas kesehatan dan meningkatkan kualitas layanan, diharapkan lebih banyak warga seperti Ridwan dapat memperoleh perawatan optimal tanpa hambatan ekonomi.