Presiden Jerman Gembira Sudah Empat Kali ke Indonesia
Presiden Jerman Gembira Sudah Empat Kali ke Indonesia

Presiden Jerman Gembira Sudah Empat Kali ke Indonesia

LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, menyatakan rasa senang dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia. Kunjungan kali ini menandai keempat kalinya Steinmeier menginap di tanah air Indonesia sejak menjabat sebagai Presiden Federal.

Dalam konferensi pers bersama di Istana Merdeka, Steinmeier menekankan pentingnya hubungan strategis antara Jerman dan Indonesia, yang telah berkembang menjadi kemitraan yang komprehensif di bidang ekonomi, pendidikan, teknologi, dan keamanan. Ia menyoroti bahwa kedatangan beliau ke Indonesia selalu disambut dengan keramahan rakyat Indonesia, yang menjadi faktor utama dalam memperkuat ikatan persahabatan kedua negara.

Beberapa poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:

  • Penguatan perdagangan bilateral, dengan target peningkatan volume perdagangan tahunan sebesar 10 persen.
  • Kerjasama di bidang energi terbarukan dan teknologi hijau, sejalan dengan komitmen kedua negara untuk mengurangi emisi karbon.
  • Peningkatan pertukaran akademik dan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di Jerman, serta program pelatihan kejuruan.
  • Kolaborasi dalam keamanan maritim dan penanggulangan terorisme, mengingat posisi strategis Indonesia di kawasan Indo‑Pasifik.
  • Pengembangan investasi di sektor industri manufaktur dan digital, yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Presiden Prabowo menanggapi dengan optimisme, menyatakan kesiapan Indonesia untuk memperdalam kerja sama dengan Jerman dalam semua bidang yang telah disepakati. Kedua pemimpin juga menandatangani nota kesepahaman yang mencakup program bersama di sektor pendidikan dan inovasi teknologi.

Kunjungan keempat Steinmeier ini dipandang sebagai bukti konsistensi Jerman dalam memperkuat kemitraan dengan Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, keamanan regional, dan transformasi digital.