Praka Rico Pramudia Gugur Setelah Jalani Perawatan di Lebanon

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Seorang prajurit TNI Angkatan Darat bernama Praka Rico Pramudia telah dinyatakan gugur setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit militer Lebanon Selatan.

Praka Rico, seorang anggota Satuan Infanteri 2/Kostrad, merupakan bagian dari Kontingen Indonesia dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL). Ia ditempatkan di wilayah selatan Lebanon sejak 2022 untuk mendukung stabilitas kawasan bersama pasukan multinasional.

Pada 12 Februari 2024, saat melakukan patroli rutin di sekitar zona penyangga, prajurit tersebut terkena serangan mortir yang menimbulkan luka serius pada tunggal tubuh dan cedera kepala. Ia segera dievakuasi ke fasilitas medis terdekat, kemudian dipindahkan ke rumah sakit militer di Beirut untuk penanganan lanjutan.

  • 12 Feb 2024 – Luka akibat mortir, evakuasi darurat.
  • 13–15 Feb 2024 – Operasi darurat dan perawatan intensif.
  • 16 Feb 2024 – Kondisi kritis, dipantau tim medis internasional.
  • 17 Feb 2024 – Dinyatakan meninggal dunia.

Setelah menjalani serangkaian operasi dan perawatan di unit perawatan intensif, tim medis akhirnya menyatakan Praka Rico Pramudia meninggal pada 17 Februari 2024 karena komplikasi luka bakar dan trauma kepala.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi, menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga, sahabat, dan rekan-rekan setim. Menteri Pertahanan menegaskan bahwa pengorbanan prajurit tersebut akan selalu dikenang dan akan diberikan penghormatan militer sesuai prosedur.

Keluarga almarhum telah diberitahu dan proses pemakaman akan dilaksanakan di tanah air dengan upacara militer penuh. Pemerintah berjanji memberikan dukungan penuh bagi keluarga korban.

Kejadian ini menegaskan kembali risiko tinggi yang dihadapi pasukan perdamaian di zona konflik. Indonesia terus berkomitmen mengirimkan pasukan terlatih ke UNIFIL, sekaligus meningkatkan prosedur keselamatan serta dukungan medis bagi personel di lapangan.