Potret Dua Anak Harimau Sumatra Hasil Program Konservasi di Lampung
Potret Dua Anak Harimau Sumatra Hasil Program Konservasi di Lampung

Potret Dua Anak Harimau Sumatra Hasil Program Konservasi di Lampung

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Dua ekor harimau sumatra betina lahir pada 14 Februari 2026 di pusat konservasi Lampung. Keduanya resmi diberi nama Puspa dan Muli Sikop setelah melalui proses verifikasi oleh tim ahli.

Program konservasi yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung ini bertujuan meningkatkan populasi harimau sumatra yang kini tergolong kritis. Penetapan nama dilakukan dalam upacara sederhana yang dihadiri oleh petugas taman, relawan, serta media lokal.

Berikut rangkaian langkah penting yang meliputi proses kelahiran, perawatan awal, hingga penetapan nama:

  • Kelahiran: Puspa dan Muli Sikop lahir pada 14 Februari 2026, dengan berat masing-masing 1,2 kilogram.
  • Perawatan: Kedua anak harimau menerima perawatan intensif selama 30 hari pertama, termasuk pemberian susu formula khusus dan pemantauan kesehatan secara rutin.
  • Pemberian Nama: Nama dipilih berdasarkan ciri fisik dan karakteristik masing-masing; “Puspa” berarti “bunga” melambangkan kelincahan, sedangkan “Muli Sikop” berarti “bintang pagi” menandakan harapan baru bagi spesies.

Keberhasilan kelahiran ini menjadi indikator positif bagi upaya pemulihan habitat harimau sumatra di Sumatera selatan. Tim konservasi menargetkan penambahan populasi secara bertahap melalui program pembiakan ex‑situ yang terintegrasi dengan upaya rehabilitasi habitat alami.

Para ahli menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pemerintah dalam mengurangi konflik manusia‑satwa serta memperluas kawasan lindung. Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan generasi Puspa dan Muli Sikop dapat berkontribusi pada keberlangsungan spesies yang kini terancam punah.