Polres Jakbar Gelar Patroli, Sasar Titik-Titik Rawan Kejahatan Jalanan
Polres Jakbar Gelar Patroli, Sasar Titik-Titik Rawan Kejahatan Jalanan

Polres Jakbar Gelar Patroli, Sasar Titik-Titik Rawan Kejahatan Jalanan

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) menggelar operasi patroli berskala besar pada tanggal tertentu untuk memerangi kejahatan jalanan yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Barat.

Patroli melibatkan sekitar puluhan anggota kepolisian, sejumlah unit mobil patroli, sepeda motor, serta kendaraan taktis. Operasi ini difokuskan pada titik-titik yang selama beberapa minggu terakhir tercatat sebagai hotspot kejahatan, antara lain:

  • Jalan Tanjung Duren Barat – sering terjadi kasus pencopetan dan perampokan.
  • Jalan Kembangan – rawan perkelahian antar kelompok.
  • Area Pasar Mayestik – banyak laporan penipuan dan penggelapan.
  • Jalan Daan Mogot – spot utama pencurian kendaraan bermotor.

Selain patroli rutin, tim Polres Jakbar bekerja sama dengan satuan Satpas, unit Kriminal, dan SatReskrim. Setiap titik dipantau dengan kamera pengawas (CCTV) dan penggunaan teknologi pemetaan digital untuk mengidentifikasi pola kejahatan.

Hasil awal operasi menunjukkan penurunan signifikan pada jumlah laporan kejahatan. Sampai dengan akhir pekan pertama, tercatat 12 kasus berhasil diatasi, termasuk tiga penangkapan pelaku pencopetan, dua penangkapan pengedar narkoba, dan penertiban pedagang kaki lima ilegal yang diduga menjadi tempat pertemuan kriminal.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Drs. Arif Nugroho, menyatakan bahwa patroli ini akan menjadi agenda rutin setiap minggu, dengan penyesuaian titik sasaran berdasarkan data intelijen terkini. \”Kehadiran kami di jalanan merupakan wujud komitmen kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,\” ujarnya.

Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dengan melaporkan tindakan mencurigakan melalui layanan 110 atau aplikasi e-Police. Kerjasama antara kepolisian dan warga dipandang kunci utama dalam menurunkan angka kejahatan di Jakarta Barat.