PMDN Sumsel Tumbuh 5,99% Meski Dibayangi Gejolak Global
PMDN Sumsel Tumbuh 5,99% Meski Dibayangi Gejolak Global

PMDN Sumsel Tumbuh 5,99% Meski Dibayangi Gejolak Global

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan peningkatan sebesar 5,99 persen pada kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi investasi domestik mencapai Rp 1,85 triliun, naik dari Rp 1,75 triliun pada triwulan I 2025.

Lonjakan ini terjadi meskipun ekonomi global masih menghadapi tantangan berupa ketidakstabilan pasar, inflasi tinggi, serta gangguan rantai pasokan yang berdampak pada arus modal internasional. Pemerintah provinsi menilai kebijakan fiskal yang pro‑investasi serta program percepatan infrastruktur menjadi faktor kunci yang menahan laju penurunan investasi.

Berikut rincian pertumbuhan PMDN berdasarkan sektor:

  • Industri pengolahan: naik 7,2 persen, mencapai Rp 820 miliar.
  • Pertanian, kehutanan, dan perikanan: tumbuh 4,5 persen, dengan nilai investasi Rp 310 miliar.
  • Jasa perdagangan dan reparasi: meningkat 6,1 persen, nilai Rp 210 miliar.
  • Lainnya: pertumbuhan 5,0 persen, nilai Rp 510 miliar.

Data di atas dirangkum dalam tabel berikut:

Sektor Investasi (Rp Miliar) Persentase Pertumbuhan
Industri Pengolahan 820 7,2%
Pertanian, Kehutanan, Perikanan 310 4,5%
Jasa Perdagangan & Reparasi 210 6,1%
Lainnya 510 5,0%

Pejabat Dinas Penanaman Modal Sumsel menegaskan bahwa dukungan regulasi, penyederhanaan perizinan, serta insentif pajak akan terus dipertahankan untuk menarik lebih banyak investor domestik. Mereka juga mengingatkan bahwa stabilitas politik dan keamanan wilayah tetap menjadi prasyarat penting bagi pertumbuhan investasi berkelanjutan.

Meski tekanan eksternal masih terasa, tren positif PMDN pada kuartal pertama menunjukkan bahwa provinsi Sumatera Selatan mampu mengoptimalkan potensi ekonominya dan tetap kompetitif di tengah dinamika pasar global.