PLN Jatim: Kendala Teknis Operasional Pembangkit Sebabkan Listrik Mati
PLN Jatim: Kendala Teknis Operasional Pembangkit Sebabkan Listrik Mati

PLN Jatim: Kendala Teknis Operasional Pembangkit Sebabkan Listrik Mati

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengonfirmasi bahwa pemadaman listrik yang terjadi pada beberapa wilayah di provinsi ini disebabkan oleh kendala teknis operasional pada pembangkit listrik. Menurut pernyataan resmi UID Jatim, gangguan tersebut muncul akibat kerusakan pada peralatan utama pembangkit yang memaksa tim teknis untuk menghentikan aliran listrik sementara.

Kendala teknis yang dimaksud meliputi:

  • Kerusakan pada turbin utama akibat keausan yang tidak terdeteksi sebelumnya.
  • Kegagalan sistem kontrol otomatis yang mengatur distribusi beban.
  • Masalah pada generator akibat fluktuasi suhu yang berlebihan.

Akibatnya, lebih dari 300.000 pelanggan di daerah kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik mengalami pemadaman sebagian atau total selama kurang lebih 3 hingga 5 jam. Pihak PLN menyatakan bahwa pemadaman bersifat bergilir untuk mengurangi beban pada jaringan dan meminimalkan dampak pada rumah tangga serta sektor industri.

Berikut langkah-langkah penanggulangan yang telah dilakukan oleh tim operasional:

  1. Identifikasi dan isolasi komponen yang rusak.
  2. Penggantian suku cadang kritis secara cepat.
  3. Pengujian kembali sistem kontrol setelah perbaikan.
  4. Koordinasi dengan pembangkit cadangan untuk menyalurkan daya sementara.
  5. Komunikasi intensif dengan pelanggan melalui pusat layanan dan media sosial.

Direktur Operasional UID Jatim, Budi Santoso, menegaskan bahwa perbaikan diperkirakan selesai dalam 24 jam ke depan, dan pasokan listrik akan kembali normal setelah semua pembangkit kembali beroperasi penuh. Ia juga menambahkan bahwa PLN sedang melakukan audit menyeluruh pada seluruh fasilitas pembangkit di Jawa Timur untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pelanggan yang masih mengalami pemadaman diharapkan melaporkan kondisi melalui layanan pelanggan 123 atau aplikasi resmi PLN. Pihak perusahaan juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen meningkatkan keandalan jaringan listrik di masa mendatang.