Perubahan Tren Wisata ke Luar Negeri, Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board Tandatangani Kerja Sama Strategis
Perubahan Tren Wisata ke Luar Negeri, Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board Tandatangani Kerja Sama Strategis

Perubahan Tren Wisata ke Luar Negeri, Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board Tandatangani Kerja Sama Strategis

LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Pada satu tahun terakhir, pola perjalanan wisata ke luar negeri mengalami pergeseran signifikan. Wisatawan kini lebih mengutamakan destinasi yang menawarkan pengalaman otentik, keamanan, serta kemudahan akses informasi digital. Fenomena ini dipicu oleh meningkatnya penggunaan platform media sosial berbasis visual untuk merencanakan dan berbagi pengalaman perjalanan.

Seiring perubahan tersebut, Xiaohongshu, platform gaya hidup dan rekomendasi berbasis komunitas asal Tiongkok, menjalin kerja sama strategis dengan Singapore Tourism Board (STB). Kesepakatan ini bertujuan memanfaatkan kekuatan konten buatan pengguna (UGC) untuk mempromosikan Singapura sebagai destinasi pilihan bagi generasi milenial dan Gen‑Z di Asia.

  • Target pasar: Pengguna Xiaohongshu berusia 18‑35 tahun, mayoritas berasal dari Tiongkok, dengan minat tinggi pada wisata kuliner, belanja, dan hiburan urban.
  • Strategi konten: Pembuatan seri video pendek, artikel rekomendasi, serta kampanye hashtag yang menampilkan atraksi ikonik Singapura, seperti Gardens by the Bay, Marina Bay Sands, dan kawasan hawker centre.
  • Manfaat bagi STB: Memperluas jangkauan pemasaran digital, meningkatkan brand awareness, serta mengarahkan trafik kunjungan ke portal resmi pariwisata Singapura.
  • Manfaat bagi Xiaohongshu: Memperkaya ekosistem konten travel, menambah nilai bagi pengguna yang mencari inspirasi liburan, serta memperkuat posisi sebagai platform lifestyle terdepan di kawasan Asia.

Kerja sama ini juga mencakup program pelatihan bagi kreator konten lokal Singapura, sehingga mereka dapat menghasilkan materi yang resonan dengan audiens Tiongkok. Selain itu, STB akan menyediakan data statistik kunjungan wisatawan serta insight perilaku konsumen untuk mengoptimalkan strategi pemasaran selanjutnya.

Para pakar industri memandang kolaborasi ini sebagai contoh konkret bagaimana destinasi wisata dapat beradaptasi dengan ekosistem digital yang terus berkembang. Dengan memanfaatkan jaringan komunitas yang kuat, Singapura berharap dapat mengembalikan volume kunjungan wisatawan internasional yang sempat menurun akibat pandemi.

Keberhasilan inisiatif ini akan diukur melalui indikator seperti peningkatan pencarian destinasi di Xiaohongshu, pertumbuhan interaksi media sosial, serta kenaikan jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Singapura dalam kuartal berikutnya.