Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran, Pastikan BBM Lancar dan Perjalanan Aman
Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran, Pastikan BBM Lancar dan Perjalanan Aman

Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran, Pastikan BBM Lancar dan Perjalanan Aman

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Menjelang puncak arus balik Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga meningkatkan jaringan layanan energi untuk menjamin ketersediaan bahan bakar dan kelancaran perjalanan pemudik. Upaya ini mencakup penguatan SPBU 24 jam, penambahan unit SPBU modular, kiosk siaga, serta layanan Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) yang siap mengevakuasi kendaraan kehabisan BBM di jalur rawan macet.

Layanan BBM Diperkuat di Titik Rawan Macet

Secara nasional, terdapat 7.885 SPBU, termasuk 2.074 yang beroperasi 24 jam. Fokus penempatan SPBU 24 jam diarahkan pada jalur tol, jalur wisata, dan lintas utama yang diprediksi mengalami lonjakan mobilitas. Setiap SPBU tidak hanya menyediakan bahan bakar, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti musala, toilet, dan area istirahat bagi pemudik.

Untuk menutup celah di wilayah yang belum terjangkau SPBU reguler, Pertamina menyiapkan 200 unit SPBU modular serta kiosk Pertamina Siaga. Kedua fasilitas ini bersifat mobil dan dapat dipindahkan ke lokasi strategis dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi, menjamin pasokan BBM tetap tersedia sepanjang perjalanan.

Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) Siap Sambut Kebutuhan Darurat

Di lapangan, 200 unit Motorist PDS beroperasi di jalur utama arus balik. Layanan ini menargetkan kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, terutama di area dengan potensi kemacetan atau akses terbatas. Pemudik dapat menghubungi layanan melalui Contact Center 135 atau aplikasi MyPertamina. Petugas akan menuju lokasi dan melakukan pengisian BBM sehingga kendaraan dapat melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu lama.

Program “Mudik Bareng Pertamina” Memfasilitasi Ribuan Pemudik

Selain layanan BBM, Pertamina Patra Niaga meluncurkan program Mudik Bareng Pertamina 2026. Pada 28 Maret, lebih dari 900 peserta diberangkatkan kembali ke Jakarta secara serentak dari empat titik kumpul: Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Armada bus yang disediakan perusahaan mengangkut penumpang secara massal, mengurangi kebutuhan penggunaan kendaraan pribadi dan membantu menurunkan emisi gas buang.

Program ini tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga mengintegrasikan layanan energi dengan menyediakan bahan bakar pada kendaraan bus yang beroperasi selama perjalanan. Dengan tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, Pertamina menekankan pentingnya efisiensi energi dan keselamatan dalam rangka mendukung agenda pemerintah tentang pengurangan kemacetan dan polusi.

Dampak Positif dan Harapan Kedepan

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyatakan bahwa optimalisasi layanan mencakup infrastruktur fisik maupun layanan tambahan. “Kami memastikan seluruh layanan energi, mulai dari SPBU reguler, SPBU modular, kiosk siaga, hingga Motorist PDS, dapat diakses dengan mudah. Ini bagian dari komitmen menjaga kelancaran arus balik Lebaran, sehingga perjalanan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.

Selanjutnya, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita menambahkan bahwa program mudik bersama tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi energi nasional. “Dengan menyediakan armada bus dan memfasilitasi transportasi massal, kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara hemat dan mendukung keberlanjutan energi bagi bangsa,” kata Arya.

Secara keseluruhan, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kehabisan BBM di jalur utama, meminimalkan kemacetan, dan meningkatkan kenyamanan pemudik. Dengan dukungan teknologi digital, layanan 24 jam, serta inisiatif transportasi massal, Pertamina Patra Niaga menegaskan perannya sebagai tulang punggung energi yang siap mengantarkan masyarakat pulang kampung dengan aman.

Keberhasilan penguatan layanan arus balik Lebaran ini menjadi contoh sinergi antara sektor energi dan transportasi dalam menghadapi tantangan mobilitas massal, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan kepuasan konsumen.