Perdagangan Daging Anjing di Jawa Tengah Masih Marak Meski Sembunyi-sembunyi
Perdagangan Daging Anjing di Jawa Tengah Masih Marak Meski Sembunyi-sembunyi

Perdagangan Daging Anjing di Jawa Tengah Masih Marak Meski Sembunyi-sembunyi

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Praktik perdagangan daring daging anjing di provinsi Jawa Tengah masih berlangsung, meskipun kini lebih banyak dilakukan secara tersembunyi. Informasi ini disampaikan oleh Lembaga Dog Meat Free Indonesia (DMFI) dalam sebuah sosialisasi mengenai pelarangan konsumsi daging anjing.

DMFI mencatat bahwa para pedagang sering menyembunyikan aktivitasnya dengan:

  • Mengemas daging dalam kemasan plastik berlabel produk lain.
  • Menggunakan nama samaran pada platform jual‑beli online.
  • Melakukan transaksi secara tunai untuk menghindari jejak digital.

Pemerintah daerah Jawa Tengah telah mengeluarkan peraturan daerah yang melarang penyembelihan, penjualan, dan konsumsi daging anjing. Namun, penegakan hukum masih lemah karena kurangnya sumber daya dan koordinasi antar‑instansi. Petugas kepolisian dan dinas terkait melaporkan bahwa penangkapan pelaku masih terbatas pada kasus yang terungkap secara publik.

Selain aspek hukum, terdapat dimensi budaya yang memengaruhi persepsi masyarakat. Di sebagian wilayah, daging anjing dianggap sebagai makanan tradisional yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan tertentu. Upaya edukasi DMFI menekankan bahaya kesehatan, risiko penyebaran penyakit zoonotik, serta penderitaan hewan yang diakibatkan oleh praktik tersebut.

DMFI menyerukan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan inspeksi pasar, memperkuat sanksi administratif, serta melibatkan lembaga swadaya masyarakat dalam kampanye penyuluhan. Diharapkan melalui sinergi antara aparat penegak hukum, organisasi perlindungan hewan, dan media, praktik perdagangan daging anjing dapat diminimalisir secara signifikan.

Jika masyarakat menemukan indikasi perdagangan daging anjing, mereka diimbau untuk melaporkan kepada pihak berwajib atau menghubungi hotline DMFI yang telah disediakan. Kesadaran kolektif diyakini menjadi kunci utama dalam menekan permintaan pasar gelap ini.