Penyidik Bareskrim Polri Periksa Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Selama 5 Jam, Fokus pada Peran Brand Ambassador PT Dana Syariah Indonesia
Penyidik Bareskrim Polri Periksa Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Selama 5 Jam, Fokus pada Peran Brand Ambassador PT Dana Syariah Indonesia

Penyidik Bareskrim Polri Periksa Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Selama 5 Jam, Fokus pada Peran Brand Ambassador PT Dana Syariah Indonesia

LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Jakarta – Pada hari ini Bareskrim Polri menghabiskan lima jam untuk memeriksa aktor Dude Harlino dan Alyssa Soebandono terkait peran mereka sebagai brand ambassador pada PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Pemeriksaan dilakukan di kantor Bareskrim dengan serangkaian pertanyaan mengenai aktivitas promosi, hubungan bisnis, dan potensi konflik kepentingan.

PT Dana Syariah Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan syariah, khususnya layanan dana investasi berbasis prinsip syariah. Sejak berdiri, DSI telah menggandeng sejumlah selebritas sebagai wajah pemasaran untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Berikut rangkuman poin penting pemeriksaan:

  • Durasi pemeriksaan: 5 jam, dibagi menjadi tiga sesi utama.
  • Fokus utama: peran sebagai brand ambassador, remunerasi, serta keterlibatan dalam keputusan pemasaran.
  • Dokumen yang diminta: kontrak kerja, bukti pembayaran, dan materi promosi yang melibatkan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono.
  • Pertanyaan terkait: apakah ada indikasi pelanggaran peraturan perbankan syariah atau penyalahgunaan jabatan.

Pihak Bareskrim menegaskan bahwa investigasi ini tidak bersifat kriminal semata, melainkan menilai kepatuhan DSI terhadap regulasi keuangan dan etika bisnis. Dalam pernyataannya, Kepala Divisi Investigasi Bareskrim, Kombes Pol. Arif Pratama, menyebut bahwa pemeriksaan ini “bertujuan memastikan tidak ada praktik yang merugikan konsumen atau melanggar prinsip syariah”.

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono menyatakan kerjasama penuh dengan penyidik. Kedua selebritas menegaskan bahwa peran mereka terbatas pada kegiatan promosi dan tidak terlibat dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

Kasus ini menambah deretan penyelidikan serupa yang melibatkan figur publik sebagai duta merek di sektor keuangan. Beberapa ahli mengingatkan pentingnya transparansi dalam penggunaan nama selebritas untuk menghindari potensi konflik kepentingan.

Saat ini, penyidik masih meninjau dokumen dan akan melaporkan temuan selanjutnya kepada Kejaksaan Agung. Tidak ada tuduhan resmi yang diajukan kepada Dude Harlino maupun Alyssa Soebandono hingga kini.