Pengemudi Ojek Online di Jakarta Utara Diimingi Uang Sebelum Kendaraan Dicuri
Pengemudi Ojek Online di Jakarta Utara Diimingi Uang Sebelum Kendaraan Dicuri

Pengemudi Ojek Online di Jakarta Utara Diimingi Uang Sebelum Kendaraan Dicuri

LintasWarganet.com – 23 Juni 2026 | Seorang pengemudi ojek daring yang bernama Sutrisno mengungkapkan bahwa ia menjadi korban penipuan sekaligus pencurian motor di wilayah Jakarta Utara. Menurut keterangannya, pada sore hari ia menerima tawaran uang sebesar Rp600.000 dari seorang individu yang mengaku dapat membantu menyelesaikan masalah operasionalnya.

Sutrisno menjelaskan bahwa orang tersebut menghubungi melalui pesan singkat, menawarkan bayaran tambahan untuk “memudahkan” proses pengantaran penumpang. Tanpa curiga, ia menurunkan motor ke lokasi yang disarankan. Sesampainya di sana, motor miliknya tiba‑tiba disita oleh pelaku yang kemudian melarikan diri.

Setelah kejadian, korban segera melaporkan insiden ke Polres Jakarta Utara. Polisi menegaskan bahwa modus “imingi‑imingi uang” kini kerap dipakai untuk memancing pengemudi ojek online menyerahkan kendaraannya. Pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan dan berupaya melacak jejak digital pelaku.

  • Modus operandi: Penawaran uang palsu lewat pesan teks.
  • Lokasi kejadian: Jalan‑jalan di wilayah Jakarta Utara.
  • Kerugian: Motor dicuri, uang iming-imingi tidak pernah diterima.

Kasus ini menambah daftar panjang laporan pencurian motor yang menimpa pengemudi ojek daring dalam beberapa bulan terakhir. Menurut data kepolisian, pencurian kendaraan bermotor di Jakarta meningkat sekitar 12% pada kuartal pertama tahun ini, dengan sebagian besar kasus melibatkan driver ojek online.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran uang yang tidak jelas asalnya, terutama bagi para pengemudi yang sering berinteraksi dengan penumpang secara online. Disarankan untuk selalu memverifikasi identitas penumpang melalui aplikasi resmi dan menghindari pertemuan di lokasi yang tidak familiar.

Pengemudi ojek online juga diharapkan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang serta berbagi informasi kepada sesama kolega guna mencegah penyebaran modus serupa.