Pengembangan CNG Dinilai Strategis untuk Ketahanan Energi Nasional
Pengembangan CNG Dinilai Strategis untuk Ketahanan Energi Nasional

Pengembangan CNG Dinilai Strategis untuk Ketahanan Energi Nasional

LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menegaskan bahwa pengembangan compressed natural gas (CNG) menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia. Menurutnya, CNG dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) dan menurunkan biaya operasional kendaraan.

Beberapa poin utama yang diutarakan antara lain:

  • CNG sebagai sumber energi alternatif yang lebih bersih dibandingkan bensin atau solar.
  • Potensi penghematan biaya bahan bakar bagi pengguna transportasi komersial dan publik.
  • Dukungan infrastruktur pengisian CNG yang sedang diperluas di sejumlah kota besar.

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan stasiun pengisian CNG meningkat sebesar 25% pada tahun lalu, dengan total lebih dari 150 unit tersebar di seluruh negeri. Berikut gambaran singkat pertumbuhan tersebut:

Tahun Jumlah Stasiun CNG
2022 120
2023 150

Sinaga juga menyoroti pentingnya regulasi yang mendukung investasi swasta dalam pembangunan jaringan CNG, serta insentif fiskal bagi produsen kendaraan berbahan bakar gas. Ia berharap kebijakan ini dapat mempercepat transisi energi dan mengurangi emisi karbon nasional.

Dengan langkah strategis ini, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemandirian energi yang lebih baik, sekaligus menurunkan beban biaya bahan bakar bagi masyarakat luas.