Pengamat: KDMP sebagai agregator perkuat nilai tambah pangan desa
Pengamat: KDMP sebagai agregator perkuat nilai tambah pangan desa

Pengamat: KDMP sebagai agregator perkuat nilai tambah pangan desa

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyatakan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah (KDMP) berpotensi menjadi agen agregator yang dapat meningkatkan nilai tambah produk pangan di tingkat desa.

  • Pengumpulan dan Pengolahan – KDMP mengumpulkan hasil pertanian dari petani lokal, kemudian melakukan proses pengolahan dasar untuk meningkatkan mutu dan umur simpan produk.
  • Pemasaran Terpadu – Dengan jaringan distribusi yang terkoordinasi, koperasi mampu menembus pasar regional maupun nasional, sehingga petani memperoleh harga yang lebih kompetitif.
  • Peningkatan Kapasitas – KDMP menyediakan pelatihan teknis dan manajerial bagi anggota, membantu mereka mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan dan inovasi produk.

Berikut beberapa manfaat yang diharapkan dari penguatan peran agregator:

Manfaat Deskripsi
Peningkatan Pendapatan Petani memperoleh margin lebih tinggi karena nilai tambah produk yang lebih besar.
Stabilitas Pasokan Pengelolaan stok yang terpusat mengurangi fluktuasi pasokan di pasar.
Peningkatan Kualitas Standar pengolahan yang diterapkan meningkatkan kualitas dan keamanan pangan.
Pembangunan Ekonomi Desa Terbentuknya lapangan kerja baru di bidang pengolahan, pemasaran, dan logistik.

Bhima Yudhistira menekankan pentingnya dukungan kebijakan pemerintah, terutama dalam penyediaan fasilitas penyimpanan, akses pembiayaan, dan regulasi yang mempermudah kolaborasi antara koperasi, pelaku usaha, dan lembaga keuangan.

Ia juga menyoroti bahwa keberhasilan model agregator ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat desa serta sinergi antar lembaga terkait. Jika dijalankan secara konsisten, KDMP dapat menjadi contoh sukses bagi koperasi desa lain dalam mengoptimalkan nilai tambah pangan.