Pemprov Sulut Tingkatkan Kesejahteraan Warga di Tengah Ketidakpastian Global
Pemprov Sulut Tingkatkan Kesejahteraan Warga di Tengah Ketidakpastian Global

Pemprov Sulut Tingkatkan Kesejahteraan Warga di Tengah Ketidakpastian Global

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk meski kondisi ekonomi dunia masih tidak menentu. Dalam pernyataan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Jimmy, dijelaskan bahwa sejumlah program strategis telah disusun untuk menanggulangi dampak negatif inflasi, fluktuasi harga komoditas, serta ketidakpastian pasar tenaga kerja global.

Berbagai inisiatif utama yang diluncurkan meliputi peningkatan bantuan sosial, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan infrastruktur pendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Seluruh kebijakan ini didanai melalui alokasi anggaran khusus yang terintegrasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Provinsi (RKPP) tahun 2024.

Program Anggaran (dalam miliar Rp) Target Penerima
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Terpadu 150 200.000 keluarga
Penguatan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) 120 5.000 usaha
Pembangunan Infrastruktur Digital Desa 80 50 desa

Program Bantuan Langsung Tunai Terpadu difokuskan pada keluarga rentan yang terdampak kenaikan harga pangan dan energi. Penerima bantuan akan memperoleh bantuan tunai bulanan selama enam bulan, disertai pelatihan pengelolaan keuangan dasar.

Untuk UMKM, pemerintah provinsi bekerja sama dengan bank daerah dan lembaga keuangan mikro guna memperluas akses kredit dengan bunga bersubsidi. Selain itu, pelatihan digital marketing dan e-commerce diberikan secara gratis untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.

  • Pengembangan jaringan internet fiber optik di daerah terpencil
  • Penyediaan pusat inovasi teknologi di masing-masing kabupaten
  • Program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di bidang teknologi dan pertanian

Jimmy menegaskan bahwa semua program tersebut dirancang bersifat berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sehingga dampak positif dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pemerintah Provinsi Sulut berharap, dengan langkah-langkah ini, warga dapat tetap menikmati peningkatan kualitas hidup meski kondisi global masih penuh tantangan.