Pemkab Probolinggo Lakukan Evaluasi Sistem Tiket Daring di Kawasan Wisata Gunung Bromo
Pemkab Probolinggo Lakukan Evaluasi Sistem Tiket Daring di Kawasan Wisata Gunung Bromo

Pemkab Probolinggo Lakukan Evaluasi Sistem Tiket Daring di Kawasan Wisata Gunung Bromo

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sistem tiket daring yang telah diterapkan di kawasan wisata Gunung Bromo pada Kamis, 14 Mei 2024.

Langkah ini diambil sebagai respons atas sejumlah keluhan wisatawan terkait proses pembelian tiket secara online, serta untuk memastikan bahwa mekanisme digital tersebut mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan kunjungan sekaligus memaksimalkan penerimaan daerah.

Tim evaluasi terdiri atas kepala Disporapar, perwakilan Badan Pengelola Wisata Bromo, serta staf teknis yang menangani platform tiket. Kegiatan monitoring mencakup pemeriksaan alur pemesanan, verifikasi pembayaran, serta prosedur masuk ke area taman nasional.

  • Identifikasi kendala teknis pada aplikasi, termasuk waktu loading yang lama dan error pada saat konfirmasi pembayaran.
  • Analisis tingkat kepuasan pengguna berdasarkan survei singkat yang dibagikan kepada 200 responden.
  • Pemeriksaan kepatuhan operator lapangan dalam memvalidasi tiket digital.

Hasil awal menunjukkan bahwa sekitar 68 % responden menyatakan pengalaman pembelian tiket masih mengalami hambatan, terutama pada jam sibuk. Namun, mayoritas wisatawan menghargai adanya sistem daring karena dapat mengurangi antrean di loket fisik.

Disporapar berencana melakukan perbaikan pada infrastruktur server, menambah fitur notifikasi otomatis, serta melatih petugas lapangan agar lebih fasih dalam menggunakan QR code sebagai bukti tiket.

Selanjutnya, pemerintah kabupaten akan mengadakan rapat koordinasi dengan penyedia layanan teknologi pada minggu depan untuk menetapkan jadwal implementasi perbaikan. Diharapkan, dalam tiga bulan ke depan sistem tiket daring dapat beroperasi secara optimal, meningkatkan kepuasan pengunjung, dan menambah pendapatan daerah.